KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kebakaran yang melanda ruangan Fisioterapi Anak di lantai 2 Gedung Poliklinik RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Rabu (30/7) dini hari, langsung mendapat respons dari Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.
Politikus Partai Gerindra itu mendadak meninjau lokasi pascakebakaran dan mengapresiasi respons cepat petugas rumah sakit.
"Ya, tadi kita sudah lihat langsung lokasi kebakaran. Memang area tersebut bukan ruang pelayanan langsung, hanya digunakan untuk diskusi antara dokter koas dan perawat. Jadi aktivitas hanya berlangsung siang hari," ucapnya.
Seno menjelaskan, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan yang berjaga malam dan langsung membunyikan alarm. Penanganan cepat petugas membuat api tak sempat merembet ke ruangan lain.
"Alhamdulillah, alat pemadam kebakaran di RSUD AWS lengkap dan bisa langsung digunakan. Api berhasil dipadamkan dengan cepat, tidak menyebar ke area lain," ujarnya.
Terkait insiden ini, Seno menegaskan perlunya pengecekan menyeluruh terhadap instalasi kelistrikan, khususnya karena bangunan rumah sakit sudah cukup tua.
"Saya sudah sampaikan ke Ibu Dirut RSUD AWS, perlu ada audit total kelistrikan oleh konsultan independen. Kabel-kabel lama bisa saja sudah getas dan rawan korsleting. Ini menyangkut keselamatan pasien dan tenaga kesehatan," tegasnya.
Selain kelistrikan, Seno menyebut pentingnya peningkatan sistem proteksi kebakaran di seluruh gedung milik pemerintah.
"Kita minta semua gedung pemerintah dilengkapi dengan APAR dan sistem pemadam kebakaran optimal. RSUD harus jadi contoh kesiapsiagaan," jelasnya.
Di akhir kunjungan, Seno juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menggunakan listrik di rumah.
"Pastikan semua alat listrik dicabut dari sakelar saat tidak digunakan. Dan jangan lupa, kompor juga harus dimatikan sebelum meninggalkan rumah," pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki