KALTIMPOST.ID-DPK APRI Balikpapan menggelar Mancing Happy Bersama APRI Balikpapan 2025 di Pantai Manggar, Balikpapan, Minggu (3/8).
Kegiatan itu diharapkan tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi lokal.
Event yang diinisiasi Dewan Pengurus Kota Asosiasi Permancingan Indonesia (DPK APRI) Balikpapan itu sekaligus menjadi ajang menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Ketua DPK APRI Balikpapan Romdani menyebut tujuan utama kegiatan itu adalah untuk mengakomodasi komunitas pemancing di Balikpapan.
Sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. “Event ini bukan sekadar mancing. Tapi kami ingin menggerakkan masyarakat untuk cinta terhadap wisata lokal,” ucapnya.
Dengan adanya event itu, kata dia, diharapkan bisa membantu menaikkan pemasukan bagi UMKM yang berada di Pantai Manggar.
“Tentu event ini juga akan meningkatkan pendapatan dari retribusi pantai yang muaranya tentu ke PAD (pendapatan asli daerah),” bebernya.
Lebih dari 150 peserta memeriahkan acara yang juga mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan.
Tak hanya itu, sederet toko pancing ternama seperti Oni Jaya Fishing, Master Pancing, Bakul Pancing Store, Mancing Mania, Hobiqu Fishing turut ambil bagian sebagai sponsor.
Dukungan juga datang dari brand aksesori pancing lokal seperti Sesa Jig, Renta Sisit, dan Renta Amis.
Tak ketinggalan, sejumlah pihak swasta turut memberikan kontribusi, mulai Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Harmonis Gold, H Umar, PT Balikpapan Ready Mix (BRM), Teras Karya Anwar Sadat, dan Go Streaming Indonesia.
Sementara itu dukungan juga datang dari Banda Indonesia, Basarnas Balikpapan, dan Detasemen Gegana Brimob Polda Kaltim.
Romdani menegaskan, event mancing bukan sekadar mengakomodasi komunitas mancing di Balikpapan. “Tapi bagaimana juga bisa menghidupkan ekonomi lokal dalam setiap event yang kami gelar,” terangnya.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengapresiasi semangat kolaboratif dari DPK APRI Balikpapan.
“Kegiatan seperti ini bisa bersinergi dengan sektor perhotelan dan pariwisata. Event mancing bisa jadi daya tarik wisata baru yang meningkatkan okupansi hotel dan ekonomi kreatif,” ucapnya saat pengurus DPK APRI Balikpapan berkunjung ke ruangannya, pekan lalu.
Bagus menegaskan pentingnya kemandirian kegiatan komunitas tanpa mengandalkan dana APBD.
“Kami dorong kreativitas dan partisipasi swasta. Jika tujuan kegiatan jelas dan memberi manfaat luas, tentu akan kami dukung,” tambahnya.
Ke depan, APRI Balikpapan berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar dengan skala lebih besar, bahkan bersifat regional atau nasional.
Selain menjadikan Balikpapan sebagai destinasi mancing unggulan, juga memperkuat peran komunitas dalam membangun kota. (rd)
Editor : Romdani.