KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Selain di Gunung Boga, Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser memiliki venue baru untuk Paralayang. Yaitu di Desa Lempesu Kecamatan Paser Belengkong.
Lokasinya lebih mudah ditempuh daripada ke Gunung Boga. Hanya sekitar 30 sampai 40 menit dari ibu kota di Tanah Grogot. Jalannya mayoritas sudah mulus rigid. Hanya beberapa titik dekat lokasi yang masih jalan lama, dan area puncak yang licin jika hujan. Dari lokasi ini juga dekat menuju Gunung Boga.
Bukit Sultan ini sangat estetik untuk pecinta foto atau instagramable. Apalagi yang menggunakan drone. Bukit Sultan baru saja jadi venue Kejuaraan Junior Paralayang 1 Cakrawala Nusantara seri 2 bertema Bupati Paser Cup 2025 selama 8 sampai 10 Agustus 2025.
Baca Juga: Liburan Tahun Baru Enaknya Basah-basahan, Berikut Tempat Wisata di Paser yang Bisa Jadi Pilihan
Banyak atlet nasional yang hadir ke sini bertanding pekan ini. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser Romif Erwinadi menyampaikan takjub melihat lokasi ini.
Dia mengapresiasi ada putra daerah yang mau berkorban membangun wisata. Bukit Sultan juga sudah berbasis lingkungan. Ini perlu didukung pemerintah daerah.
"Mau even internasional, kami (pemerintah) siap. Kita selalu ingin mendatangkan orang luar ke sini. Nanti bisa juga ditambah even lainnya. Yang penting masyarakat sekitar juga wajib mendukung beserta kepala desa," kata Romif yang juga menjabat Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paser itu, Minggu (10/8/2035).
Ke depan pemerintah desa menurutnya perlu mendidik dan melatih putra-putri daerah, terutama saat menerima tamu luar agar orang yang datang kembali ingin berkunjung ke sini. Ketua Ketua Paralayang Indonesia Asgaf Ahmad Umar menyampaikan lokasi ini adalah venue baru yang memenuhi syarat untuk kejuaraan nasional.
Tidak hanya bisa terbang dan landing tapi juga terbang membumbung. Lokasi ini menurutnya layak untuk even Paralayang dan pengembangan pariwisata. "Mungkin kekurangannya seperti fasilitas air bersih dan sarana penunjang lainnya saja di tambah, penginapan, tempat berjualan, WC dan lainnya," kata Asgaf.
Bukit Sultan memiliki ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut (MDPL), sementara dari daratan ketinggiannya sekitar 150 meter. Asgaf menilai lokasi ini sangat bagus dan perlu didukung pemerintah dan masyarakat sekitar agar bisa berkembang. (*)
Editor : Muhammad Rizki