Seorang pria berinisial JU (34) diduga menghabisi nyawa istrinya NO (33), yang tengah mengandung enam bulan, serta dua anak kandung mereka NJ (5) dan NS (4), menggunakan senjata tajam jenis parang.
Humas Polres Berau AKP Ngatijan, menjelaskan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 07.00 WITA. Terungkapnya peristiwa ini bermula ketika ayah korban mendengar suara benturan keras dan keributan dari rumah putrinya, yang bersebelahan dengan rumahnya.
Saat mendatangi sumber suara, ia menemukan pemandangan mengenaskan: kedua cucunya tergeletak tak berdaya di kamar, sementara NO ditemukan bersimbah darah di depan kamar mandi.
“Saksi yang panik langsung berteriak meminta pertolongan warga. Pelaku kemudian diamankan ke rumah salah satu penduduk untuk menghindari amukan massa,” kata Ngatijan, Senin (11/8/2025).
Ketiga korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tepian Buah sebelum dirujuk ke RSUD Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Namun, nyawa mereka tak tertolong. NJ meninggal di tempat kejadian, sedangkan NS dan NO menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
Berdasarkan pemeriksaan awal, NO mengalami luka tusuk di perut, tebasan di leher, dan lebam di beberapa bagian tubuh. NJ menderita luka di tangan, leher, dan kepala, sementara NS mengalami luka bacok di tangan, punggung, bokong, dan kepala.
Polisi masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut. Dugaan sementara, tindakan pelaku dipicu pertengkaran dalam rumah tangga. “Pelaku sudah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” tambah Ngatijan.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam di kalangan keluarga dan warga sekitar. Sejumlah tetangga mengaku tak menyangka JU nekat melakukan perbuatan sekejam itu terhadap keluarganya sendiri.
Editor : Uways Alqadrie