KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Mobilitas masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) lewat jalur laut menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Juni 2025 mencapai 62.902 orang, atau naik sebesar 2,67 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyampaikan bahwa kenaikan tersebut ditopang lonjakan penumpang dari dua pelabuhan utama di Kaltim. “Kenaikan terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang di Pelabuhan Samarinda 75,97 persen dan Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan 51,29 persen,” ungkap Yusniar.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Kaltim Surplus Rp 19,8 Triliun, Migas Masih Defisit
Meski begitu, tidak semua pelabuhan mengalami tren serupa. Penurunan justru terjadi di Pelabuhan Semayang-Balikpapan, yakni turun hinga 18,51 persen. Jika ditarik secara kumulatif, Yusniar menyebutkan bahwa periode Januari-Juni 2025 mencatatkan pertumbuhan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
“Jika dibandingkan dengan periode Januari-Juni 2024, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri periode Januari-Juni 2025 naik sebesar 38,20 persen,” ujarnya. Peningkatan terbesar terjadi di Pelabuhan Semayang-Balikpapan 54,54 persen, disusul Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan 49,93 persen. Namun, Pelabuhan Samarinda justru mencatatkan penurunan tipis. “Sementara itu di Pelabuhan Samarinda terjadi penurunan jumlah penumpang 0,95 persen,” tutup Yusniar. (*)
Editor : Muhammad Rizki