KALTIMPOST.ID, Belakangan ini, muncul kabar mengejutkan bahwa sejumlah ponsel Samsung, khususnya seri A dan M yang beredar di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), ternyata telah terpasang aplikasi adware asal Israel secara diam-diam.
Aplikasi tersebut bernama “Aura” atau dikenal juga sebagai “AppCloud,” yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi Israel, ironSource.
Lalu, apa itu adware? Adware adalah jenis perangkat lunak yang biasanya menampilkan iklan secara paksa di perangkat pengguna.
Namun, dalam kasus ini, aplikasi “Aura” tidak hanya berfungsi sebagai pengiklan, tapi juga mengumpulkan data pribadi pengguna tanpa izin dan sulit dihapus dari ponsel bahkan setelah pembaruan sistem dilakukan.
Organisasi hak digital SMEX yang melakukan penelitian ini menyoroti bahwa aplikasi tersebut dipasang secara pra-instal (pre-installed) pada perangkat Samsung di wilayah WANA (West Asia and North Africa).
Baca Juga: Microsoft Stop Akses AI Militer Israel, Apa Penyebabnya?
Aplikasi ini bekerja secara tersembunyi, tanpa pemberitahuan jelas kepada pengguna, dan tidak memiliki kebijakan privasi yang transparan, sehingga berpotensi membahayakan keamanan data pribadi penggunanya.
Para pengguna Samsung juga mengeluhkan aplikasi ini di berbagai forum resmi Samsung, di mana mereka kesulitan untuk menghapus aplikasi tersebut.
Beberapa menyebut aplikasi ini sebagai “backdoor serba guna” yang memungkinkan pengumpulan data secara terus-menerus tanpa disadari oleh pemilik ponsel.
Sampai saat ini, Samsung belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan ini, namun para ahli keamanan dan aktivis digital mendesak perusahaan agar segera menghentikan pemasangan aplikasi tersebut dan memberikan solusi bagi pengguna yang ingin menjaga privasi mereka.
Baca Juga: Tiga Maskot Piala Dunia 2026, Simbol Keberagaman Budaya Tuan Rumah
Apa artinya bagi pengguna?
Temuan ini menjadi peringatan penting bagi pengguna ponsel, terutama pemilik Samsung di wilayah terdampak.
Menjaga privasi dan keamanan data pribadi adalah hal yang tidak bisa dianggap remeh. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Selalu periksa aplikasi yang terpasang di ponsel, terutama aplikasi yang tidak dikenal atau sulit dihapus.
- Perbarui sistem operasi dan aplikasi secara berkala agar mendapat proteksi terbaru.
- Gunakan aplikasi keamanan yang terpercaya untuk mendeteksi dan menghapus aplikasi berbahaya.
- Waspadai izin aplikasi yang mencurigakan, dan jangan sembarangan memberikan akses data.
- Pantau informasi terbaru mengenai keamanan perangkat dan aplikasi agar selalu waspada terhadap potensi ancaman baru.
Baca Juga: Prompt AI Foto Jadul, Cara Pulihkan Potret Buram Jadi Jernih seperti Baru
Kita semua harus selalu hati-hati supaya data pribadi tetap terlindungi. Jika kamu melihat ada aplikasi yang aneh atau nggak biasa di ponsel Samsung kamu, segera hubungi layanan resmi Samsung atau service terdekat untuk bantuan. ***
Editor : Dwi Puspitarini