Angka itu menempatkannya di atas sejumlah taipan lama seperti pemilik Alfamart Djoko Susanto dan raja nikel Lim Hariyanto.
Kenaikan nilai aset Haji Isam terutama terdorong dari performa saham perusahaan publik miliknya. Emiten sawit PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) tercatat naik lebih dari 1.200 persen sejak awal tahun, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp39,23 triliun.
Perusahaan lain yang juga ia kendalikan, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), ikut melesat 351 persen dengan kapitalisasi Rp3,62 triliun. Saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), yang dikelola kedua anaknya, bahkan mencatat kenaikan fantastis 3.520 persen dengan kapitalisasi Rp88,07 triliun.
Berdasarkan perhitungan terbaru, total harta Haji Isam yang terikat langsung maupun tidak langsung di tiga emiten tersebut mencapai Rp101,3 triliun atau setara US$6,1 miliar.
Angka itu melampaui kekayaan Djoko Susanto yang tercatat US$2,7 miliar serta Lim Hariyanto dengan US$5,2 miliar. Namun, hingga kini nama Haji Isam belum muncul dalam daftar resmi orang terkaya dunia versi Forbes.
Editor : Uways Alqadrie