KALTIMPOST.ID-Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan tanpa jeda.
Dalam pidato perdananya di hadapan DPRD Mahakam Ulu, Senin (6/10), Angela menyampaikan arah kerja lima tahun ke depan sekaligus menargetkan seluruh proyek infrastruktur utama rampung sebelum akhir 2025.
Pidato tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Visi, Misi, dan Program 100 Hari Kerja di ruang paripurna DPRD Mahulu.
Momen itu menandai awal kepemimpinan Angela bersama Wakil Bupati Suhuk untuk periode 2025–2030.
“Pemimpin boleh berganti, namun pembangunan tidak boleh berhenti. Apa yang sudah baik akan diteruskan, dan yang masih kurang akan kami sempurnakan,” tegas Angela di hadapan anggota DPRD Mahulu, pejabat FKPD, dan para undangan.
Angela mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Mahulu yang telah menjaga situasi tetap damai selama pilkada.
Ia menyampaikan penghargaan kepada para pendahulu seperti Bonifasius Belawan Geh, Yohanes Juan Jenau, dan Yohanes Avun yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.
Angela menetapkan visi pembangunan “Mahulu Melaju, Maju, Merata, dan Berkelanjutan” sebagai panduan arah pembangunan 2025–2030. Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima misi utama.
Pertama, mewujudkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing global. Kedua, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi dan hilirisasi potensi daerah.
Ketiga, mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan. Keempat, memperkuat ketahanan sosial dan budaya berbasis kearifan lokal. Kelima, menghadirkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, responsif, dan berintegritas.
Selain itu, Angela memperkenalkan delapan program aksi “Mahulu Melaju” yang akan menjadi fokus kerja konkret pemerintah daerah.
Program tersebut meliputi pengembangan SDM unggul, transformasi ekonomi, pengentasan pengangguran, pengurangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan petani, pembangunan konektivitas dan utilitas dasar, penguatan lingkungan hidup, serta transformasi tata kelola dan pelayanan publik.
100 HARI KERJA
Dalam 100 hari pertama, Angela memprioritaskan percepatan pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat.
Seperti memastikan program pemerintah pusat seperti makan bergizi gratis dan koperasi merah putih berjalan sesuai prosedur dan kemampuan daerah.
Lalu menyelesaikan proyek jalan dan jembatan strategis paling lambat Desember 2025. Menempatkan alat berat dan petugas di titik rawan sepanjang poros Kubar–Mahulu untuk menjamin kelancaran transportasi.
Menyalurkan seluruh bantuan sosial tepat waktu dan memastikan honor tenaga non-PNS dicairkan maksimal 60 hari setelah pelantikan.
Kemudian menyelenggarakan operasi pasar serta layanan administrasi kependudukan dan kesehatan gratis di seluruh kecamatan, dari Long Apari hingga Long Bagun.
Lalu menginstruksikan seluruh OPD dan sekolah memperindah lingkungan kerja serta meningkatkan kenyamanan layanan publik.
Menyusun roadmap e-government dan sistem pengawasan berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan pemerintahan.
Angela menegaskan, program 100 hari kerja akan dibiayai melalui APBD Perubahan 2025. Sementara itu, pemerintah daerah bersama DPRD tengah mempersiapkan KUA-PPAS dan RAPBD 2026 sebagai dasar perencanaan jangka menengah.
“Kami ingin seluruh target awal ini selesai hingga akhir tahun agar roda pemerintahan berjalan efektif sejak tahun pertama masa jabatan,” ujar Angela.
Angela menutup pidatonya dengan ajakan kepada semua elemen untuk bersatu mewujudkan visi besar Mahulu.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Hanya dengan kekuatan persatuan, tekad yang tulus, serta kerja keras bersama, mimpi besar Mahulu bisa menjadi kenyataan yang dirasakan manfaatnya oleh semua,” pungkasnya.
Pidato perdana Angela menjadi sinyal awal pemerintahan baru yang menekankan kesinambungan pembangunan, percepatan program dasar, dan kolaborasi lintas pihak untuk mewujudkan Mahulu yang maju dan berkeadilan. (adv/*/sya/rd)
Editor : Romdani.