Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tahanan Jebol Kloset, Kabur saat Hujan, Enam Orang Sudah Diamankan, Polisi Lakukan Ini

Dwi Restu Amrullah • Minggu, 19 Oktober 2025 | 19:07 WIB
AKSES KABUR: Sebanyak 15 tahanan kabur dari ruang tahunan Polsek Samarinda Kota, namun beberapa di antaranya sudah ditangkap.
AKSES KABUR: Sebanyak 15 tahanan kabur dari ruang tahunan Polsek Samarinda Kota, namun beberapa di antaranya sudah ditangkap.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Ketenangan siang tadi di Polsek Samarinda Kota mendadak terusik. Sebanyak 15 tahanan berhasil kabur dari balik jeruji besi, meninggalkan tanda tanya besar pengawasan kala itu.

Jumat (17/10), beberapa tahanan menggunakan besi jemuran serta paku pengait, untuk merusak kloset. Hal itu dilakukan sebagai jalan kabur 15 tahanan. 

Puncaknya pada Minggu (19/10) sekitar pukul 14.00 Wita. Saat Samarinda diguyur hujan deras. 15 tahanan yang berada dalam satu blok berhasil menjebol  dinding setebal sekitar 30 sentimeter. Para tahanan membuat layaknya lubang dengan diameter sekitar 40 sentimeter. 

“Jadi memang lubang itu tidak terlalu besar, tapi bagi mereka (para tahanan) itu cukup untuk meloloskan diri,” ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar.

Perwira menengah Polri berpangkat melati tiga itu menegaskan, Polsek Samarinda Kota memang sedang ada permasalahan. “Total tahanan itu ada 30 orang, tapi yang kabur ada 15,” tegasnya. 

Dari 15 orang tahanan yang kabur, tujuh di antaranya pelaku pencurian dengan pemberatan, tiga pelaku kasus curanmor, dua pelaku penggelapan, dan tiga kasus kekerasan seksual. 

Hingga pukul 19.00 Wita, opsnal gabungan dari Polsek Samarinda Kota, Polesta Samarinda, dan Jatanras Polda Kaltim melakukan pengejaran. “Sudah kembali mengamankan enam orang yang sempat kabur,” ungkapnya.

“Dari enam orang tersebut, salah satunya adalah yang merencanakan kaburnya dari ruang tahanan, dan masih kami minta keterangan,” tegasnya.

Kabur dengan cara merusak kloset menggunakan pipa besi jemuran dan paku. “Itu alat yang digunakan, dan sudah dijalankan sejak Jumat (17/10) lalu,” sambungnya. Foto-fotonya juga sudah kami sebar hingga ke tingkat RT. Polisi imbau foto-foto itu bisa membantu masyarakat yang bisa melaporkan jika bertemu di jalanan. 

Enam orang itu diamankan di beberapa tempat. “Salah satunya saat berupaya kabur ke luar kota di Jalan DI Panjaitan, saat ingin ke arah Bontang menggunakan travel. Karena sebelumnya kami sudah koordinasi,” bebernya. 

Untuk mencegah para pelaku kabur ke luar kota, polisi sudah membatasi akses keluar-masuk baik dari dan ke Samarinda.

“Itu sudah kami lakukan, sudah menempatkan seluruh personel di terminal, baik terminal yang di Sungai Kunjang, kemudian juga Samarinda Seberang. Kemudian terminal di Lempake juga sudah kami tempatkan, kemudian juga di Pelabuhan untuk mengantisipasi mereka keluar melalui jalur laut. 

Pun dengan bandara. “Juga kita sudah tempatkan dan kami kira kalau lewat Bandara kan lebih mudah terdeteksi. Kami juga sudah komunikasi dengan pihak Polres Kukar sebagai Pores perbatasan dengan Polres Bontang, dan Polresta Balikpapan. 

Untuk diketahui, kejadian kaburnya tahanan di Polsek Samarinda Kota merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya terjadi pada 2018.

(*)

 

Editor : Dwi Restu A
#Opsnal Polres #Polsek Samarinda Kota #tahanan kabur #15