Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Wagub Kaltim Seno Aji Pastikan Pembangunan Jalan Kubar–Mahulu Dimulai November 2025, Akses ke Sendawar Kian Lancar

ADV • Senin, 27 Oktober 2025 | 06:30 WIB
Jalan Simpang Blusuh di Kubar, Senin (20/10). (FOTO HUDAIS TP/ADPIMPROV KALTIM)
Jalan Simpang Blusuh di Kubar, Senin (20/10). (FOTO HUDAIS TP/ADPIMPROV KALTIM)

KALTIMPOST.ID-Debu yang beterbangan di ruas jalan rusak antara Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) pelan-pelan akan berganti menjadi aspal mulus.

Di tengah terik siang dan aroma tanah basah seusai hujan, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji berdiri di pinggir jalan Simpang Blusuh, Kutai Barat (Kubar). Dengan sepatu berdebu dan topi lapangan yang sedikit miring, ia menatap panjang bentangan jalan yang akan segera dibenahi.

Senin (20/10) itu, Seno tak sendiri. Ia didampingi Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-Pera Kaltim R Hariadi Purwatmoko. Keduanya meninjau langsung jalan nasional yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga dan sopir angkutan logistik. Kini, harapan baru datang dari alokasi anggaran pusat.

Sebesar Rp 225 miliar digelontorkan melalui APBN untuk peningkatan ruas Simpang Blusuh–Simpang Damai–Simpang Barong–Sendawar. Proyek itu bersifat tahun jamak, dikerjakan bertahap dari 2025 hingga 2027.

“Sekarang masih tahap tender, tapi pertengahan November 2025 sudah bisa dimulai,” ujar Seno dengan nada optimistis.

Ia tahu betul, jalan itu bukan sekadar penghubung antarkecamatan, tapi urat nadi ekonomi masyarakat. Kondisi jalan yang rusak dan berlubang membuat warga kerap mengeluh. Terutama saat hujan datang dan kendaraan terperosok di kubangan lumpur.

Peningkatan kualitas jalan ini juga punya makna kemanusiaan yang lebih dalam. Akses menuju Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (HIS) kini akan jauh lebih mudah. “Kami ingin masyarakat yang berobat tidak lagi terhambat oleh kondisi jalan. Ini akan sangat membantu warga pedalaman,” katanya.

Tak berhenti di situ, Pemprov Kaltim juga menyiapkan rencana besar untuk tahun depan. Ruas jalan dari Batas Kukar–Kubar hingga Simpang Blusuh akan masuk daftar usulan proyek 2026 dengan pagu Rp 77 miliar dari APBN. Sementara pembangunan Simpang Blusuh hingga Batas Kalteng mendapat alokasi Rp 150 miliar.

“Kalau semua berjalan lancar, 2027 nanti ruas-ruas ini sudah lebih baik. Tak ada lagi debu, perjalanan lebih cepat dan hemat, terutama bagi angkutan logistik,” tutur Seno.

Sehari sebelumnya, Minggu (19/10), ia juga meninjau akses jalan perbatasan Tering–Ujoh Bilang di Mahulu. Jalan sepanjang 41 kilometer itu digarap dengan semangat gotong royong antara APBD Kaltim dan APBN. Pekerjaan tahap awal ditarget rampung akhir tahun ini, sementara APBN menyiapkan alokasi lanjutan senilai Rp 459 miliar untuk 2025–2027.

“Pembangunan infrastruktur harus merata dan berkeadilan. Kami ingin warga perbatasan dan pedalaman merasakan jalan mantap, sama seperti di kota,” ucapnya. “Kalau jalannya baik, masyarakat akan tersenyum,” sambungnya.

Di tengah semangat pembangunan itu, tampak pula anggota DPRD Kaltim seperti Agus Suwandi dan Reza Pahlevi mendampingi peninjauan. Hari itu, bukan hanya jalan yang diperiksa, tapi juga keyakinan bahwa pembangunan benar-benar menjangkau mereka yang selama ini berada di pinggir peta kemajuan. (sul/hl/adv/rd)

Editor : Romdani.
#ibu kota nusantara #Wagub Seno Aji #Mahakam Ulu #Kutai Barat #jalan nasional