Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Proyek IKN Terkini, Waskita Garap 13 Proyek Bernilai Rp 8,7 T, Total Investasi Capai Rp 225 T

Ari Arief • Sabtu, 8 November 2025 | 18:43 WIB

IKN: Sudut lain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
IKN: Sudut lain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA -PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) mengambil peran signifikan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut Kepala Departemen Hubungan Investor Waskita, Thufeil Muhammad, perseroan saat ini menangani 13 proyek di IKN dengan total nilai kontrak mencapai Rp 8,7 triliun.

“Sebagian besar proyek IKN ini sudah selesai,” ujar Thufeil dalam keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia, dikutip Sabtu, 8 November 2025.

Tahun ini, Waskita kembali mendapatkan proyek baru di IKN, termasuk pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif dan peningkatan Jalan Paket D di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Thufeil menegaskan bahwa Waskita akan terus berpartisipasi aktif dalam proyek pembangunan IKN.

Baca Juga: Resmi Bergulir, Pembangunan Kantor Legislatif-Yudikatif IKN Dimulai, Kunci Ibu Kota Politik 2028

Selain Waskita, perusahaan konstruksi BUMN lainnya, PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), juga serta dalam pembangunan infrastruktur. PTPP telah menandatangani kontrak untuk proyek Pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif dengan Kepala Otorita IKN.

Proyek ini bernilai Rp 1,9 triliun dan dikerjakan melalui skema Joint Operation (JO), dengan kontribusi PTPP sebesar 25 persen.

Proyek yang melibatkan PTPP ini mencakup ruas-ruas vital di Kompleks Yudikatif IKN, seperti Ruas 36, Ruas 16 dan 2, Ruas 17, Ruas Botanical, dan Ruas Gerbang Barat. Pekerjaan ini juga mencakup pembangunan jembatan yang menghubungkan antar-ruas utama.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa pembangunan IKN adalah wujud upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional melalui kombinasi pembiayaan. Sumber pendanaan tersebut berasal dari anggaran negara, Skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta investasi swasta murni.

Baca Juga: Media Inggris Ramal IKN Jadi Kota Hantu, Purbaya Yudhi: Jangan Panik, Proyek Tetap Jalan

Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui anggaran lanjutan pembangunan IKN untuk periode 2025-2029 sekitar Rp 48,8 triliun. Dengan demikian, pembangunan IKN tidak hanya bergantung pada APBN, tetapi juga pada penyaluran dana dari berbagai pihak, baik investor domestik maupun internasional.

Kepercayaan Investor Tinggi

Otorita IKN juga mencatat telah menerima komitmen investasi yang tinggi, mencapai Rp 225,02 triliun. Angka ini terdiri dari Rp 66,3 triliun investasi murni dari pihak swasta. Rp 158,72 triliun investasi melalui skema KPBU untuk pembangunan jalan, terowongan multi utilitas (terowongan bawah tanah untuk utilitas kota), dan pembangunan perumahan di kawasan IKN.

Menurut Basuki, tingginya kepercayaan investor ini menunjukkan stabilitas ekonomi nasional yang solid dan dukungan penuh dari Kepala Negara.

“Pembangunan IKN juga terus berkelanjutan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang akuntabel dan berkelanjutan,” tegas Basuki di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Rabu, 5 November 2025. (*)

Editor : Uways Alqadrie
#IKN #waskita karya #proyek #OIKN #kipp