Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Danantara Kucurkan Rp 23,67 Triliun untuk Garuda Indonesia: Fokus Pulihkan Pesawat yang Mangkrak

Uways Alqadrie • Jumat, 14 November 2025 | 19:16 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara menyiapkan suntikan modal senilai Rp 23,67 triliun untuk Garuda Indonesia Group. 

Dana besar itu diprioritaskan untuk mengatasi tumpukan pesawat Garuda dan Citilink yang tak bisa terbang akibat tertunda perawatan.

Managing Director Danantara, Febriany Eddy, mengatakan mayoritas pesawat dalam kondisi grounded karena tidak memenuhi syarat teknis. 

“Keterlambatan maintenance membuat kerugian membesar. Ini yang harus dibereskan segera,” ujarnya di Wisma Danantara, Jumat, 14 November 2025.

Danantara sebelumnya sudah mengucurkan pembiayaan melalui skema shareholder loan senilai Rp 6,65 triliun untuk kebutuhan darurat perawatan armada. 

Suntikan terbaru disalurkan lewat skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), terdiri atas setoran tunai Rp 17,02 triliun dan konversi utang pemegang saham.

Langkah itu, kata Febriany, diarahkan untuk memperbaiki posisi ekuitas maskapai agar bisa kembali beroperasi normal. Tanpa pemulihan struktur keuangan, Garuda dikhawatirkan terus berada di zona negatif dan kesulitan menjalankan layanan.

Dari total dana yang disiapkan, sekitar Rp 8,7 triliun dialokasikan untuk modal kerja Garuda, terutama pemeliharaan pesawat. 

Sisanya, Rp 14,9 triliun, ditujukan untuk Citilink—mulai dari kebutuhan operasional hingga pelunasan kewajiban bahan bakar kepada Pertamina untuk periode 2019–2021.

Editor : Uways Alqadrie
#citilink #pemeliharaan pesawat #Danantara #PT Garuda Indonesia (Persero)