Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

BMKG: Waspada Curah Hujan Tinggi, Sebagian Kalimantan Timur Masuk Musim Hujan Lebih Awal

Ari Arief • Jumat, 21 November 2025 | 17:17 WIB

DERAS: Hujan deras tampak mengguyur  kota Jakarta, baru-baru ini.
DERAS: Hujan deras tampak mengguyur kota Jakarta, baru-baru ini.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa beberapa daerah di Indonesia telah memasuki puncak musim hujan. Fenomena ini terjadi secara bertahap, dimulai di wilayah Indonesia bagian barat sekitar periode November hingga Desember.

Namun, berbeda dengan wilayah barat, puncak musim hujan di Indonesia bagian selatan dan timur diprediksi akan tiba lebih lambat, yaitu pada bulan Januari hingga Februari. Pola waktu kedatangan yang tidak serentak ini juga terlihat saat musim hujan pertama kali dimulai.

Secara umum, hingga kurun waktu September hingga November 2025, sebanyak 47,6% wilayah Indonesia sudah mengalami awal musim hujan. Beberapa pulau seperti Sumatera dan Kalimantan bahkan telah memasukinya lebih dulu.

Intensitas Curah Hujan

Baca Juga: BMKG Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Kaltim Masuk Siaga!

BMKG juga mencatat adanya hujan dengan intensitas lebat (mencapai 50-100 mm) yang mengguyur beberapa lokasi dalam beberapa hari terakhir. Beberapa catatan curah hujan harian yang signifikan antara lain: Tanah Merah, Papua Selatan, Palembang, Sumatera Selatan Tanjung Harapan, Kalimantan Timur, Nunukan, Kalimantan Utara.

Bandaneira, Maluku, Makassar, Sulawesi Selatan, Mimika, Papua, Tolitoli, Sulawesi Tengah, Curah hujan ekstrem ini dipengaruhi oleh berbagai faktor atmosfer yang kompleks di Indonesia, mulai dari skala global, regional, hingga kondisi lokal.

Dalam pemaparan sebelumnya pada September, BMKG mengklasifikasikan sifat hujan di sebagian besar wilayah sebagai normal. Menariknya, musim hujan teridentifikasi datang lebih awal dari waktu biasanya, terutama untuk mayoritas wilayah Jawa.

Baca Juga: Ancaman Nyata Gempa Bumi, Kepala BMKG Ungkap 3 Zona Megathrust Kritis di Indonesia

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyebutkan bahwa 42% dari seluruh wilayah Indonesia (294 Zona Musim atau ZOM) mengalami awal musim hujan yang lebih maju dari prediksi.

"Secara mayoritas, sebagian besar wilayah Indonesia memiliki curah hujan dengan sifat hujan yang normal, meskipun diwarnai dengan 27% daerah yang mengalami sifat hujan di atas normal," jelasnya.

Sisanya, 7,1% (51 ZOM) memasuki musim hujan sesuai waktu normal, dan 8% (56 ZOM) diperkirakan mengalami kemunduran .Selain itu, 27% ZOM di Indonesia diprediksi mengalami musim hujan yang lebih basah (di atas normal).

Daerah-daerah ini mencakup sebagian kecil Sumatra, mayoritas Banten, sebagian besar Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah dan Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, serta Papua Barat bagian timur dan sebagian Papua.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#hujan #awal #bmkg #kalimantan timur