Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Motif Tragis di Balik Kematian Alvaro (6), Dendam Ayah Tiri terhadap Istri yang Diduga Selingkuh

Ari Arief • Rabu, 26 November 2025 | 05:30 WIB

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap motif di balik kasus penculikan dan pembunuhan keji terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6). Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, tindakan kriminal yang dilakukan oleh pelaku didorong oleh dendam pribadi terkait masalah rumah tangga.

Dugaan motif dendam ini diperkuat oleh temuan jejak digital. Ardian menyebutkan bahwa penyidik menemukan serangkaian percakapan di mana tersangka, Alex Iskandar, menunjukkan kemarahan mendalam terhadap istrinya yang sedang bekerja di luar negeri.

"Berdasarkan komunikasi yang kami temukan, motifnya adalah dendam pribadi terhadap istrinya. Istri tersangka diketahui bekerja di luar negeri. Dari hasil chat tersebut, terungkap adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya," jelas Ardian saat konferensi pers pada Senin (24/11/2025).

Dendam inilah yang diyakini menjadi pemicu utama bagi Alex Iskandar untuk menculik dan menghabisi nyawa anak tirinya, Alvaro Kiano Nugroho.

Baca Juga: TERUNGKAP! Pembunuh Alvaro Gantung Diri di Ruang Konseling Polres Jaksel, Propam Turun Tangan Usut Dua Polisi Piket

"Ini ada motif tersendiri dari tersangka untuk melakukan pembunuhan terhadap anak tersebut. Karena anak ini merupakan anak tiri dari tersangka. Kemungkinan itu yang melatarbelakangi," tambahnya.

Keterangan serupa juga disampaikan oleh Tugimin, kakek korban. Ia mengungkapkan bahwa keluarga awalnya tidak menyadari duduk perkara yang sebenarnya, hingga polisi menangkap Alex dan melakukan pemeriksaan intensif.

"Awalnya kami tidak tahu. Setelah ada berita penangkapan dan interogasi, saya mendapat informasi bahwa intisarinya motifnya adalah dendam terhadap ibunya (korban)," kata Tugimin di lokasi kejadian, Senin (24/11/2025).

Dendam tersebut, menurut Tugimin, bermula dari kecemburuan yang kronis. Alex kerap menuduh istrinya selingkuh hanya karena panggilan telepon tidak diangkat, kecurigaan yang terus memuncak hingga berubah menjadi amarah. Selain itu, Alex juga diketahui melarang istrinya bekerja ke luar negeri (Malaysia), namun larangan itu diabaikan.

Penemuan Kerangka dan Tes DNA

Baca Juga:  Hilangnya Alvaro Kiano, Kisah Delapan Bulan Pencarian Tanpa Henti di Pesanggrahan

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengonfirmasi bahwa pelaku pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang dilaporkan hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, adalah ayah tirinya sendiri.

"Pelakunya adalah ayah tirinya Alvaro," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Setelah menangkap pelaku, polisi menemukan kerangka manusia yang dicurigai sebagai jasad Alvaro. Untuk memastikan identitasnya, polisi akan segera melakukan tes DNA dan pemeriksaan forensik terhadap kerangka tersebut.

"Saat ini baru ditemukan kerangka manusia yang diduga Alvaro," ujar Nicolas. Ia menekankan bahwa verifikasi melalui analisis deoxyribonucleic acid (DNA) sangat diperlukan untuk memastikan kerangka tersebut benar-benar adalah jenazah korban.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#istri #selingkuh #Alvaro Kiano Nugroho #dendam #Motif