Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kementerian Pertanian Lepas 5.000 Ton Beras untuk Korban Banjir Sumatra, Akses Terputus Bikin Bantuan Dikirim via Udara

Uways Alqadrie • Kamis, 4 Desember 2025 | 18:56 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Kementerian Pertanian kembali mempercepat pengiriman bantuan pangan ke Sumatra setelah banjir bandang dan longsor memutus akses sejumlah wilayah. 

Pada Kamis pagi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas truk-truk bantuan dari kantor kementerian, memastikan suplai beras untuk para penyintas mencukupi dalam beberapa pekan ke depan.

Amran mengatakan keputusan mengirim hingga 5.000 ton beras diambil setelah ia meninjau langsung lokasi pengungsian. 

Di sejumlah titik, kata dia, warga masih kekurangan stok pangan akibat akses darat terputus. 

“Kami sepakati di lapangan. Kebutuhan mendesak, jadi persetujuan langsung kami keluarkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Perum Bulog telah lebih dahulu mengirimkan 500 ton beras, sementara bantuan lain dari pihak swasta mencapai 25 ton. Pemerintah juga menyiapkan cadangan beras tiga kali lipat dari kebutuhan normal sebagai antisipasi lonjakan distribusi. Di Aceh, stok yang tersedia mencapai 80 ribu ton; di Medan sekitar 30 ribu ton; dan di Sumatera Barat 7 ribu ton.

Meski sebagian daerah masih bisa ditembus jalur darat, beberapa kawasan terisolasi dan hanya dapat dijangkau dengan helikopter. Amran meminta masyarakat bersabar sambil menunggu distribusi itu tiba. 

“Daerah yang jalannya putus tetap kami layani. Mereka juga terdampak meski tak berada tepat di lokasi bencana,” tuturnya.

Selain bantuan darurat, pemerintah mencatat telah menyalurkan 34 ribu ton beras secara reguler dan sekitar 40 ribu ton sebagai dukungan langsung untuk wilayah bencana. 

Amran menyebut seluruh bantuan pangan diberikan gratis, terutama bagi warga yang aktivitas ekonominya terganggu akibat bencana.

 

Editor : Uways Alqadrie
#kementerian pertanian (kementan) #korban banjir bandang agam #banjir bandang Sumatera Barat #banjir bandang Sumatera Utara