KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Penataan prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) kembali menjadi sorotan DPRD Kalimantan Timur.
Masyarakat mengharapkan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya dapat lebih fokus menyasar daerah yang selama ini masih tertinggal.
Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, menegaskan bahwa DPRD memberikan perhatian khusus pada wilayah yang menjadi kewenangan provinsi dan selama ini belum maksimal pembangunannya.
“Yang memang masih kita coba fokuskan, prioritaskan itu Kubar dan Mahulu. Di mana kewenangan kita, tapi memang tidak maksimal tahun-tahun sebelumnya,” ujar Salehuddin, menekankan pentingnya fokus pada daerah yang benar-benar membutuhkan, Senin (8/12/2025).
Ia menambahkan, sebagian besar kerusakan infrastruktur memang berada di kewenangan kabupaten maupun pemerintah pusat, sehingga koordinasi menjadi kunci agar pembangunan di wilayah yang menjadi prioritas provinsi dapat berjalan optimal.
“Selebihnya kewenangan berbagi, termasuk kabupaten/kota dan nasional. Tapi prioritas yang menjadi kewenangan kita, insyaallah mana yang prioritas itu yang kita utamakan,” lanjutnya.
Salehuddin menekankan bahwa meskipun anggaran terbatas, DPRD akan terus memantau proses pelaksanaan pembangunan agar tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan anggaran terserap efektif dan memberikan manfaat nyata.
“Kita sesuaikan dengan anggaran, tapi fokus kita tetap pada titik yang benar-benar membutuhkan. Ini bagian dari pengawasan DPRD agar pembangunan tepat sasaran,” tutup Salehuddin.(Adv/DprdKaltim)
Editor : Hernawati