Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

LAPORAN KHUSUS: Banjir di Kutim Mulai Surut, Namun Masih Bertahan di Batu Ampar dan Telen

Jufriadi • Minggu, 14 Desember 2025 | 08:25 WIB
Kondisi banjir di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Sabtu (13/12).
Kondisi banjir di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Sabtu (13/12).

KALTIMPOST.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur melaporkan perkembangan terkini kondisi banjir di sejumlah kecamatan, Sabtu (13/12).

Secara umum, sebagian wilayah terdampak mulai mengalami penurunan debit air, meski banjir masih bertahan di beberapa titik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim Muhammad Naim menyampaikan bahwa Kecamatan Karangan yang sebelumnya terdampak banjir kini sudah dinyatakan surut.

Sementara itu, banjir masih terjadi di Kecamatan Batu Ampar, khususnya di Desa Batu Timbau dan Desa Batu Timbau Ulu, dengan ketinggian air mengalami penurunan sekitar 10 sentimeter.

“Untuk Kecamatan Telen, kondisi air masih bertahan meski sejak kemarin pagi terjadi penurunan sekitar 4 hingga 5 sentimeter,” ujar Naim.

Di Kecamatan Muara Wahau, banjir masih menyisakan genangan di Desa Jak Luay dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter.

Namun, kondisi Sungai Wahau dan Sungai Telen dilaporkan mulai menunjukkan tren surut.

Sementara itu, Kecamatan Muara Bengkal juga masih terdampak banjir di wilayah Kilometer 1 Benua Baru.

Air telah menggenangi jalan poros utama, namun ketinggian air masih dinilai aman untuk dilalui kendaraan.

Adapun Kecamatan Bengalon dilaporkan mengalami kenaikan debit air. Meski demikian, BPBD memastikan kondisi masih dalam posisi aman dan belum ada laporan rumah warga yang terendam.

“Alhamdulillah, meski debit air di Bengalon mengalami kenaikan, situasinya masih terkendali dan aman,” kata Naim.

Sejumlah kecamatan lain dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terdampak banjir, yakni Muara Ancalong, Kaliorang, Sangatta Selatan, Sandaran, Rantau Pulung, Kaubun, Sangatta Utara, Kombeng, Teluk Pandan, Busang, Long Mesangat, dan Sangkulirang.

Baca Juga: Sebelum Ada MBG, Uang Jajan Siswa Selalu Habis untuk Sekali Makan, Kini Ada Sisa dan Ditabung

BPBD Kutim terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa.

BPBD Kutim juga mengingatkan potensi hujan ringan masih terjadi di sebagian besar wilayah Kutim pada hari ini.

Berdasarkan prakiraan cuaca kata Naim, hujan ringan diperkirakan terjadi di sejumlah kecamatan. Antara lain Muara Ancalong, Muara Wahau, Muara Bengkal, Sangatta Utara, Sangkulirang, Busang, Telen, Kombeng, Bengalon, Kaliorang, Sandaran, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Rantau Pulung, Kaubun, Karangan, Batu Ampar, dan Long Mesangat, dengan rentang waktu antara pukul 11.00 hingga 22.00 Wita.

“Suhu udara berkisar 23 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan 78 sampai 99 persen. Prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu,” kata Naim.

Masyarakat di wilayah rawan banjir diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dan kenaikan debit air sewaktu-waktu. (rd)

Editor : Romdani.
#bupati kutim #Muara wahau #kutai timur #banjir kutim #penajam paser #Kutai Barat #batu ampar