Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DPRD Kaltim Tertibkan CSR Perusahaan, Potensi Triliunan Rupiah Digarap

Bayu Rolles • Selasa, 16 Desember 2025 | 08:01 WIB

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas

KALTIMPOST.ID, DPRD Kaltim sedang menata satu peluang besar dalam pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR). Lewat pembentukan Panitia Khusus (Pansus), dewan menyasar pengelolaan yang bisa meringankan beban APBD dalam pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyebut langkah ini berangkat dari hadirnya regulasi baru. Salah satunya, Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023 yang mengatur kewajiban program tanggung jawab sosial dan lingkungan, dengan alokasi hingga 4 persen dari laba bersih perusahaan.

“Aturan ini terutama menyentuh perusahaan tambang dan sawit di Kaltim. Kalau dijalankan konsisten, dampaknya besar untuk menekan beban APBD,” ujarnya. Landasan hukum lain juga sudah ada. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mewajibkan perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial di wilayah operasionalnya. Berangkat dari regulasi-regulasi itu, DPRD Kaltim ingin mempertegas aturan, meramunya dalam Peraturan Daerah (Perda) yang lebih mengikat.

Baca Juga: APBD Kaltim 2026 Turun Drastis, PUPR-PERA Prioritaskan Peningkatan Jalan Strategis

“Inilah yang sedang kami bahas lewat pansus. Intinya, keuntungan perusahaan harus kembali ke masyarakat secara nyata,” kata politikus Golkar itu.  Hasanuddin memperkirakan, jika skema 4 persen laba benar-benar diterapkan, dana CSR yang terkumpul bisa mencapai triliunan rupiah. Angka itu dinilai realistis, mengingat banyaknya perusahaan besar yang beroperasi di Bumi Etam.

“Dari tambang saja ada KPC dan Gunung Bayan. Belum lagi sawit dan gas,” sebutnya. Ke depan, Pansus CSR juga akan memetakan kepatuhan perusahaan. Berapa yang sudah menjalankan kewajiban, berapa yang belum. Koordinasi dengan Pemprov Kaltim akan diperkuat demi mendapatkan data yang akurat.“Sampai sekarang, belum terlihat jelas perusahaan mana saja yang benar-benar patuh,” tuturnya.

Karena itu, Pansus CSR diharapkan mampu merumuskan persoalan, menyusunnya dalam aturan yang tegas, dan memastikan implementasinya berjalan efektif di tengah masyarakat. “Tunggu saja hasil kerja pansus ini,” pungkas Hasanuddin. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#pansus #corporate social responbility (CSR). #Hasanuddin Mas'ud #dprd kaltim