Makanan sederhana itu merupakan menu yang sama dengan yang dikonsumsi para pengungsi setiap hari di lokasi penampungan.
Di posko yang berlokasi di SD 05 Kayu Pasak, Prabowo berbincang dengan warga terdampak, relawan, serta prajurit TNI yang bertugas.
Ia sempat melontarkan candaan ringan dan menyampaikan apresiasi atas kerja gotong royong seluruh pihak dalam penanganan bencana. Sepiring nasi goreng tersebut dihabiskan Presiden sebelum ia melanjutkan agenda kunjungan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo memastikan pemerintah menyiapkan hunian sementara bagi warga yang rumahnya rusak akibat banjir. Pembangunan hunian tersebut, kata dia, sudah dimulai dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan agar pengungsi tidak berlama-lama tinggal di tenda.
Selain hunian sementara, Prabowo juga menjanjikan pembangunan rumah permanen bagi para korban. Ia menyebut rumah tetap yang direncanakan memiliki kualitas memadai, dengan luas bangunan yang cukup layak untuk ditinggali keluarga terdampak.
Prabowo menegaskan pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi kunjungan tersebut guna memastikan bantuan logistik, pelayanan kesehatan, dan proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan Presiden ke Sumatera Barat bertujuan memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BNPB, Basarnas, TNI, pemerintah daerah, serta relawan yang terlibat langsung di lapangan.
Editor : Uways Alqadrie