KALTIMPOST.ID-Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 sebentar lagi tiba. Kursi pesawat dari dan menuju Samarinda hampir terisi penuh. Tetapi, kepadatan pemesanan tiket tidak menjadi sinyal lonjakan jumlah penumpang.
Bandara APT Pranoto yang terletak di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara itu memproyeksikan pergerakan penumpang relatif stagnan menjelang Nataru, jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala BLU UPBU APT Pranoto Samarinda I Kadek Yuli Sastrawan menyebut, pembukuan maskapai dalam lima hari ke depan sudah mendekati penuh. Namun, total pergerakan orang diperkirakan tidak meningkat signifikan.
Sebab, lanjut dia, itu dipengaruhi oleh berkurangnya rute penerbangan di bandara ini. Jika pada Nataru sebelumnya, rute Samarinda-Makassar masih beroperasi. Tahun ini rute tersebut sudah tidak beroperasi lagi.
“Dari sisi keterisian kursi memang padat. Tapi karena rutenya berkurang, jumlah pergerakan orang secara keseluruhan tidak banyak berubah,” ujarnya, Kamis (18/12).
Namun, Kadek menggarisbawahi, situasi tersebut tidak hanya terjadi di Samarinda. Tapi secara nasional. Yang mana keterbatasan armada pesawat juga menjadi salah satu faktor.
Kadek menyebut, dari sekitar 568 armada pesawat yang terdaftar secara nasional, hanya sekitar 360 unit yang beroperasi. Informasi yang didapat Kadek, sisanya menjalani perawatan.
“Terbatasanya armada itu berdampak ke semua bandara, termasuk Bandara APT Pranoto. Dua indikator itu yang memproyeksikan jelang Nataru pergerakan terbilang stagnan,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.