Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Buntut Penolakan Bayar Pakai Uang Cash, Brand Roti Populer Disomasi Terbuka: Konsumen Merasa Dirugikan!

Dwi Puspitarini • Senin, 22 Desember 2025 | 18:55 WIB
Video viral nenek kesulitan bayar di gerai Roti’O memicu polemik soal transaksi non-tunai dan akses lansia terhadap layanan makanan.
Video viral nenek kesulitan bayar di gerai Roti’O memicu polemik soal transaksi non-tunai dan akses lansia terhadap layanan makanan.

KALTIMPOST.ID, Sebuah video yang beredar luas di media sosial memantik perdebatan mengenai penerapan sistem pembayaran non-tunai.

Peristiwa itu disebut terjadi di Halte Busway Monas, Jakarta. Dalam video yang viral, tampak sang nenek kebingungan saat hendak membeli makanan karena tidak bisa menggunakan uang tunai.

Kejadian di Halte Busway Monas ini bikin netizen ramai debat soal kebijakan bayar non-tunai yang katanya bikin susah orang biasa, apalagi lansia.

Pria bernama Arlius Zebua tak tinggal diam. Dia unggah video plus somasi terbuka ke PT Sebastian Citra Indonesia, pemilik Roti’O.

Arlius kesal banget sama aturan kaku yang wajib pakai QRIS doang, tolak uang cash mentah-mentah.

 Baca Juga: Urus Uang Keluarga, Perempuan Justru Paling Rentan Terjebak Pinjol Ilegal

Arlius merasa dirugikan langsung oleh SOP ini. Dia mengatakan lansia yang tidak terbiasa dengan teknologi, dan akses makanan jangan dibuat susah hanya karena cara bayar.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Arlius Zebua (@arli_alcatraz)

 

"Saya secara pribadi menyampaikan keberatan dan merasa dirugikan atas pemberlakuan SOP transaksi pembelian Roti O yang tidak menerima uang tunai (cash) dan harus menggunakan QRIS,” tulisnya di akun Instagram @arli_alcatraz.

Dalam pernyataannya, Arlius juga menyampaikan nada kekecewaan yang cukup tajam terhadap kebijakan tersebut.

“Perlu saya sampaikan bahwa apabila somasi terbuka ini tidak ditanggapi maka saya akan pikir-pikir mau makan Roti’O lagi atau tidak,” ujarnya.

Gara-gara kegaduhan ini, manajemen Roti’O buru-buru keluarin klarifikasi resmi di Instagram mereka.

Baca Juga: Rekor Pemulihan Aset! KPK Kembalikan Rp 1,53 Triliun ke Negara dan Jerat 118 Tersangka Selama 2025

Mereka mengakui ada masalah di lapangan dan minta maaf ke publik.

"Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tulis pihak manajemen dikutip dari akun Instagram Roti'O.

Mereka menjelaskan, tujuan pakai app dan QRIS biar pelanggan dapat kemudahan plus promo spesial. Tapi sadar ada kendala nyata, terutama buat yang belum biasa.

"Saat ini kami sudah melakukan evaluasi internal agar ke depannya tim kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik,” kata manajemen Roti’O. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#pembayaran tunai #roti o #somasi terbuka #qris