Polda Kalimantan Selatan menyebut, pertemuan antara pelaku dan korban terjadi pada Selasa malam, 23 Desember 2025. Keduanya sepakat bertemu secara tertutup, tanpa sepengetahuan pihak lain. Hubungan keduanya kemudian berkembang menjadi relasi intim yang memicu konflik emosional.
Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan, sejak awal pelaku sudah berada dalam tekanan psikologis. Calon istri Bripda Seili diketahui terus menghubunginya melalui telepon, membuat pelaku berupaya menciptakan alibi seolah-olah berada di tempat lain.
“Pelaku sempat singgah ke rumah saudaranya untuk membangun kesan bahwa ia tidak bersama korban,” ujar Adam.
Namun, kepanikan pelaku memuncak ketika keduanya berhenti di Jalan Ahmad Yani Kilometer 15, Kecamatan Gambut, Rabu dini hari. Di lokasi sepi tersebut, pelaku dan korban melakukan hubungan badan di dalam mobil.
Situasi berubah drastis usai hubungan intim. Percakapan berujung pertengkaran hebat. Pelaku diliputi ketakutan setelah menduga korban akan mengungkap hubungan tersebut kepada calon istrinya. Rasa cemas itu berubah menjadi emosi tak terkendali.
“Pelaku takut masa depannya hancur, rencana pernikahan gagal, dan reputasinya terbongkar. Dalam kondisi panik itulah pelaku melakukan kekerasan,” kata Adam.
Dalam pengakuannya, Bripda Seili mencekik Zahra Dilla hingga korban kehilangan kesadaran. Tindakan itu menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Alih-alih meminta pertolongan, pelaku justru berusaha menghilangkan jejak. Jasad korban dibawa berkeliling menggunakan mobil. Awalnya, pelaku berniat membuang tubuh korban ke sungai. Namun rencana itu berubah ketika ia menemukan gorong-gorong terbuka di wilayah Banjarmasin.
Jasad korban akhirnya disembunyikan di dalam saluran air tersebut. Beberapa jam kemudian, Rabu pagi sekitar pukul 07.30 WITA, petugas kebersihan menemukan jasad perempuan saat membersihkan gorong-gorong dan segera melaporkannya ke polisi.
Identitas korban dipastikan setelah jenazah dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin dan keluarga datang untuk melakukan pengenalan. Pihak keluarga juga melaporkan sejumlah barang milik korban hilang.
Editor : Uways Alqadrie