KALTIMPOST.ID, MARTAPURA - Jutaan jemaah momen 5 Rajab larut dalam suasana khusyuk menyimak rangkaian pengajian yang disiarkan langsung dari Mushala Ar Raudhah, Martapura, Kabupaten Banjar. Getaran doa dan lantunan syair mengalir jauh, membentang hingga puluhan kilometer dari pusat kegiatan di Sekumpul.
Di Banjarbaru, kepadatan terlihat di berbagai titik. Salah satunya di Q Mall Banjarbaru yang berubah menjadi ruang kebersamaan. Area mal dipadati jemaah hingga meluber ke parkiran dan badan jalan, mengikuti siaran langsung pengajian. Muhammad Ihsan Saufi, jemaah asal Pulang Pisau, mengaku terkesan dengan pelaksanaan 5 Rajab tahun ini.
Antusiasme jemaah, menurutnya, tak pernah surut pada agenda keagamaan yang dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Ia juga menyoroti solidaritas warga yang menyambut tamu dari berbagai daerah dengan kehangatan luar biasa. Rumah-rumah dibuka, jemaah disambut bak keluarga yang lama tak berjumpa. Kadang kami ditegur duluan, disuruh masuk istirahat dan disuguhi makanan, tuturnya.
Baca Juga: Hujan Tak Surutkan Jamaah Haul Guru Sekumpul, Hampir 5 Juta Orang Padati Martapura
Bagi Ihsan, momen 5 Rajab bukan sekadar pengajian tahunan. Ia menyebutnya sebagai ruang rindu kepada almarhum Abah Guru Sekumpul, sekaligus pengalaman spiritual yang selalu meninggalkan kesan mendalam. Saya tidak pernah jera, justru selalu dinantikan setiap tahunnya, ucapnya.
Tahun ini, Ihsan datang bersama saudaranya. Orang tuanya tak lagi ikut karena faktor usia. Ia berharap Sekumpul tetap menjadi ruang kebersamaan yang sama, meski wajah-wajah yang hadir bisa berubah dari tahun ke tahun. Saya berharap selalu diberi umur panjang dan kesehatan agar bisa berkumpul kembali, harapnya.
Sisi lain, Bundaran Simpang Empat Banjarbaru terkunci total oleh lautan jemaah momen 5 Rajab yang sejak pagi terus berdatangan. Arus kendaraan nyaris lumpuh seiring jutaan jemaah mengikuti pengajian rutin yang dipusatkan di kawasan Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar tersebut.
Kepala Bin Opsnal Ditlantas Polda Kalsel, Abdul Rahman, mengatakan arus jemaah mulai memadati Banjarbaru sejak pukul 09.00 WITA dan terus meningkat hingga sore. Sejak pagi jemaah tidak henti-hentinya datang menuju Martapura. Alhamdulillah, kedisiplinan jemaah sangat baik dan mengikuti arahan panitia serta relawan, ujarnya.
Ia menambahkan, akses kendaraan di Tugu Adipura Banjarbaru telah ditutup sejak sore sebagai bagian dari sterilisasi jalur menjelang dimulainya acara utama. Ketika Magrib tiba, acara sudah dimulai dan kawasan utama dinyatakan penuh, terangnya. (mr-163/mof/kpg/riz)
Editor : Muhammad Rizki