Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

IKN Jadi Modal, Kaltim Nyatakan Siap Gantikan NTT–NTB sebagai Tuan Rumah PON 2028

Nasya Rahaya • Sabtu, 3 Januari 2026 | 19:22 WIB
Seno Aji saat membuka Rakerprov KONI Kaltim, Sabtu (3/1). (FOTO NASYA/KP)
Seno Aji saat membuka Rakerprov KONI Kaltim, Sabtu (3/1). (FOTO NASYA/KP)

KALTIMPOST.ID-Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyatakan kesiapan Kaltim untuk menggantikan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, jika pemerintah pusat dan KONI pusat membuka opsi tersebut.

Menurutnya, kesiapan itu bukan tanpa dasar. Kaltim dinilai memiliki sarana dan prasarana olahraga yang relatif lengkap serta pengalaman sebagai tuan rumah PON 2008.

Selain itu, pada 2028 Presiden Republik Indonesia direncanakan berkedudukan di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang berada di Kaltim.

“Kalau Presiden sudah berkedudukan di IKN pada 2028, mengapa tidak PON dilaksanakan di Kaltim?” kata Seno Aji.

Pernyataan tersebut disampaikan Seno Aji saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim Tahun 2026 yang digelar di Aula Tower Kadrie Oening, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Sabtu (3/1).

Ia menyebut, sudah sepatutnya KONI pusat mempertimbangkan Benua Etam sebagai alternatif tuan rumah.

Apalagi, pada 2028 genap 20 tahun sejak Kaltim terakhir kali menjadi tuan rumah PON. “Alangkah baiknya jika KONI Pusat mengajukan surat kepada Presiden agar Kaltim kembali dipercaya menjadi tuan rumah PON 2028,” ujarnya.

Seno Aji menyebut, Kaltim memiliki keunggulan dari sisi infrastruktur olahraga. “Kita punya venue yang sangat lengkap. Banyak fasilitas olahraga yang bahkan belum tentu dimiliki provinsi lain,” katanya.

Pemprov Kaltim, lanjut Seno, juga siap melakukan komunikasi dan lobi dengan pemerintah pusat serta kementerian terkait untuk memperjuangkan peluang tersebut.

Jika Kaltim dipercaya menjadi tuan rumah, target prestasi atlet pun diyakini dapat ditingkatkan secara signifikan.

“Biasanya tuan rumah punya peluang besar untuk meraih peringkat pertama. Target peringkat tiga yang pernah diraih pada 2008 tentu bisa kita tingkatkan,” ujarnya.

Namun demikian, ia menekankan bahwa kesiapan menjadi tuan rumah harus dibarengi dengan pembinaan olahraga yang serius dan berkelanjutan.

Dukungan pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya diberikan kepada cabang olahraga tertentu, tetapi kepada seluruh cabang olahraga di bawah naungan KONI Kaltim.

“Pemerintah provinsi akan terus memberikan dukungan anggaran secara merata. Semua cabang olahraga harus merasakan asas dan manfaat dari dukungan tersebut,” tegasnya.

Seno juga mendorong KONI Kaltim untuk memperkuat pembibitan atlet sejak dini, termasuk dengan mengirim atlet-atlet potensial mengikuti uji tanding ke luar negeri maupun ke provinsi-provinsi kuat seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

“Uji tanding itu penting untuk meningkatkan fisik, skill, dan mental bertanding atlet. Ini sudah kami buktikan sebelumnya,” katanya. “Kalau kita bersatu dan bekerja keras, Kaltim pasti bisa,” pungkasnya. (rd)

 

NASYA RAHAYA

Editor : Romdani.
#PON 2028 #ibu kota nusantara #Wagub Kaltim Seno Aji #Gubernur Kaltim Rudy Mas ud #Kutai Barat