KALTIMPOST.ID-Pilihan berwisata dekat rumah juga dirasakan Alin, warga Gunung Bakaran, Kelurahan Sepinggan Raya. Selama libur panjang, ia sempat berkeliling ke beberapa daerah.
“Ke IKN (Ibu Kota Nusantara) dulu dua hari sebelum Tahun Baru, habis itu ke Tenggarong, malam tahun barunya di rumah. Hari ini baru ke Pantai Kilang,” katanya.
Di kawasan IKN, Alin mengaku belum bisa menikmati banyak lokasi karena kondisi hujan. “Pas di sana hujan, jadi tidak bisa keliling banyak. Tapi secara keseluruhan oke,” ujarnya.
Sementara di Tenggarong, ia menyempatkan diri ke Pulau Kumala. “Lebih tertata, walaupun fasilitasnya masih begitu saja,” katanya.
Tarif bean bag Rp 50 ribu per set untuk dua jam. Sementara tenda camping berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu per malam. Sudah termasuk tiket masuk dan parkir untuk empat orang dewasa.
Tiket masuk pantai dipatok Rp 15 ribu untuk dewasa, sementara anak-anak tidak dikenakan biaya. Area pantai beroperasi hingga pukul 22.00 Wita, kecuali bagi pengunjung yang menginap di tenda atau wisma.
Hermansyah juga mengingatkan pengunjung untuk mematuhi aturan keselamatan. “Berenang sebenarnya dilarang.
Penjagaan ada, termasuk tower pantau, tapi kami tetap ingatkan orang tua untuk mengawasi anak-anak,” ujarnya.
Sayangnya, tingkat kunjungan di libur Tahun Baru 2026 ini menurut sejumlah penjaga yang ditemui Kaltim Post masih kurang dibandingkan tahun sebelumnya. Termasuk dua tahun lalu. (rd)