Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

BREAKING NEWS: Dua Tongkang Tabrak Rumah Warga Samarinda, Satu Hantam Jembatan Mahakam Ulu

Eko Pralistio • Minggu, 4 Januari 2026 | 08:53 WIB

Ribut Waluyo (56), pemilik rumah yang ditabrak dua tongkang pada Minggu (4/1) dini hari. (FOTO/EKO PRALISTIO)
Ribut Waluyo (56), pemilik rumah yang ditabrak dua tongkang pada Minggu (4/1) dini hari. (FOTO/EKO PRALISTIO)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA— Sebuah kapal tongkang dilaporkan menabrak rumah warga RT 17 di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, sebelum akhirnya juga menabrak Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu). 

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Minggu (4/1) sekitar pukul 01.17 Wita. Akibatnya, bagian dapur rumah warga rusak parah, sementara kondisi jembatan belum diketahui kondisinya.

Dari pantauan Kaltim Post, ada dua tongkang yang terlibat dalam peristiwa ini. Tongkang pertama diketahui bernama Roby 311 yang ditarik tugboat Bloro 7, yang diduga kuat mengalami putus taling towing. 

Baca Juga: Mengerikan, Pengolongan Kapal yang Tabrak Jembatan Mahulu Ternyata Tanpa Pemanduan, Muncul Skema Begini Jika Struktur Jembatan Bermasalah

Sementara kapal tongkang bernama Danny 95 yang dtarik tugboat Raja Laksana 166, belum diketahui keterlibatannya. Namun, di lokasi kejadian, tongkang Danny 95 masih bersandar di bawah Jembatan Mahulu hingga pukul 03.30 Wita.

Keterangan dari Ketua RT 17, Setia Budi, bahwa ada dua tongkang yang menyerempet rumah warga bernama Ribut Waluyo (56). Keduanya menempel kemudian menyeruduk bagian belakang rumah Waluyo.

"Tongkang itu lengket dua-duanya baru menabrak belakang rumah. Dia mutar-mutar mau tambat. Dia semacam cari tempat," ucapnya.

Sebelum menabrak, Budi menceritkan bahwa terdapat suara teriakan dari dua kapal tongkang tersebut. "Nah, itu dari sana (kapal tongkang) kira-kira 50 meter dari rumah ini, sudah teriak-teriak orang-orang kapal, mereka bilang nggak mampu mendorong," imbuhnya.

Baca Juga: Alur Pelayaran Sungai Mahakam Ditutup Sementara Hari Ini, Pasca-ditabraknya Jembatan Mahulu, KSOP Samarinda Masih Bungkam

Beruntung, dalam insiden ini tidak menelan korban jiwa. Namun, sejumlah perabotan rumah tangga lenyap terbawa arus Sungai Mahakam. "Dapur sama peralatannya, kayak mesin cuci, kulkas, pokoknya semuanya habis lah, yang di dapur aja jatuh ke sungai," ungkap Ribut Waluyo, pemilik rumah.

Bagi Waluyo, situasi ini mengkhawatirkan ini sudah diwanti-wanti sejak lama. Pasalnya, hampir setiap malam dirinya mendengar suara mesin kapal yang berteriak.

"Was-was setiap hari. Setiap hari kapal mutar suaranya ribut. Karena mereka mau tambat kan. Harapan tambatnya jangan di sekitar sini," jelasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#tongkang #loa janan ilir #Jembatan Mahakam Ulu #Jembatan Mahulu #samarinda