Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

WTP 50 Liter per Detik di Sepaku Segera Diresmikan, Layani 5.000 Sambungan Rumah

Ahmad Maki • Selasa, 6 Januari 2026 | 19:49 WIB

Dirut Perumda AMDT, Abdul Rasyid.
Dirut Perumda AMDT, Abdul Rasyid.

PENAJAM – Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mematangkan persiapan pengoperasian Water Treatment Plant (WTP) 50 liter per detik di Kecamatan Sepaku.

Direktur Utama Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, mengatakan pihaknya telah melaporkan perkembangan persiapan tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar. Jika tidak ada kendala, peresmian operasional WTP 50 Sepaku dijadwalkan berlangsung pada 19 Januari 2026 dan akan dilakukan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor.

“Tadi baru kami laporkan ke Pak Sekda terkait persiapan. Insyaallah kalau tidak ada halangan, tanggal 19 Januari 2026 Pak Bupati PPU akan meresmikan beroperasinya WTP 50 di Sepaku,” ujar Abdul Rasyid, Selasa (6/1/2025).

Baca Juga: Pemkab PPU Siapkan Rp900 Juta Bebaskan Lahan Ekowisata Mangrove Penajam

Ia menjelaskan, saat ini Perumda AMDT masih menunggu penyelesaian akhir beberapa proyek pendukung di lokasi WTP. Meski demikian, koordinasi terus dilakukan agar peresmian dapat berjalan sesuai rencana.

WTP Sepaku memiliki kapasitas produksi air bersih sebesar 50 liter per detik, yang setara untuk melayani sekitar lima ribu sambungan rumah (SR). Peresmian WTP ini juga berpeluang dilakukan bersamaan dengan WTP di Kecamatan Waru, tergantung pada progres penyelesaian di lapangan.

“Kalau di Waru sekarang masih tahap finishing. Mudah-mudahan bisa kita barengkan peresmiannya, tapi kalau tidak, mungkin dilaksanakan sendiri-sendiri,” jelasnya. Di Waru sendiri, saat ini juga tengah dibangun WTP dengan kapasitas 10 liter per detik yang nantinya akan diresmikan oleh pemerintah setelah seluruh pekerjaan rampung.

Baca Juga: Penajam Suite Hotel Dijadikan Sekolah Rintisan Tahun 2026  

Untuk sambungan rumah di wilayah Sepaku, Abdul Rasyid menyebut Perumda AMDT mendapat dukungan dari Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN). Pemerintah Kabupaten PPU telah mengajukan permohonan bantuan sambungan rumah kepada OIKN dan respons yang diterima dinilai cukup positif.

“Dari usulan sekitar 6.411 sambungan rumah, harapan kami tahun ini minimal separuhnya bisa direalisasikan. Ini khusus untuk Sepaku, terutama daerah yang berbatasan langsung dengan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN,” katanya.

Ia menerangkan, sumber air baku untuk WTP 50 Sepaku berasal dari Intake Sepaku, yang juga digunakan oleh WTP 300 milik IKN. Dengan demikian, sumber air dan sistem pompanya menggunakan intake yang sama.

Baca Juga: Dukung Asta Cita Presiden, Kampung Nelayan Merah Putih PPU Siap Suplai Pangan IKN

Sementara itu, WTP di Waru memanfaatkan sumber air dari Embung Waru dan Bendung Waru yang dikelola oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan Timur (Kaltim).

Abdul Rasyid juga memaparkan capaian jumlah sambungan rumah Perumda AMDT hingga akhir tahun ini telah mencapai sekitar 17.200 SR. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penambahan sekitar 1.500 hingga 2.000 sambungan rumah.

“Tahun lalu target kami 1.000 sambungan rumah, dan alhamdulillah bisa tercapai bahkan lebih. Tahun ini targetnya lebih besar karena asumsi kami OIKN ikut membantu,” pungkasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Penajam Paser Utara (PPU) #Perumda Air Minum Danum Taka