Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Wali Kota New York Muslim Zohran Mamdani Punya Program Nyentrik Bangun Toilet Umum di Seluruh Penjuru Kota

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 14 Januari 2026 | 08:45 WIB
Wali Kota New York Zohran Mamdani saat jumpa pers 10 Januari 2026. (Foto: Courtesy Mayor
Wali Kota New York Zohran Mamdani saat jumpa pers 10 Januari 2026. (Foto: Courtesy Mayor

KALTIMPOST.ID-Wali Kota New York, Zohran Mamdani, membuat program terobosan nyentrik yang sebenarnya kurang populis tapi menyentuh banyak kebutuhan dasar masyarakat.

Wali kota Muslim pertama di New York itu baru saja memulai program untuk membangun banyak toilet umum di seluruh kota dengan alokasi dana sebesar 4 juta dolar AS.

Program tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di West Harlem pada 10 Januari 2026, dengan fokus utama melayani wilayah-wilayah yang selama ini minim fasilitas publik.

Dalam pernyataannya, Mamdani menegaskan bahwa akses terhadap toilet umum merupakan kebutuhan dasar warga kota.

 Ia menyebut banyak warga New York kerap mengalami kesulitan menemukan toilet saat beraktivitas, sehingga kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kecemasan masyarakat saat bepergian di dalam kota.

"Di kota terbesar di dunia ini, ketika Anda keluar menikmati kota yang disiram matahari, mungkin kamu menjalankan tugas, menghabiskan sore akhir pekan bersama teman-teman atau hanya sekadar jalan, kemudian Anda merasakannya, Anda harus pergi ke toilet," kata Zohran.

"Di kota yang memiliki segalanya ini (New York), satu hal yang mustahil ditemukan adalah toilet umum. Di kota terbesar di dunia, Anda seharusnya tidak mengeluarkan 9 Dolar untuk membeli kopi hanya untuk dapat menemukan sedikit kelegaan (meminjam toilet)."

Melalui program ini, Pemerintah Kota New York akan membuka Request for Proposals (RFP) bagi pengadaan toilet umum modular berkualitas tinggi.

Badan Pembangunan Ekonomi Kota New York (NYCEDC) dijadwalkan menerbitkan RFP tersebut dalam beberapa pekan ke depan.

Targetnya adalah menghadirkan toilet umum dengan biaya lebih efisien dan waktu pembangunan yang lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Saat ini, New York memiliki sekitar 1.000 toilet umum, dengan sekitar 70 persen berada di taman kota dan kawasan pantai.

 Sejumlah fasilitas tersebut dirancang oleh firma arsitektur ternama dan tersebar di berbagai titik strategis kota.

Kebijakan penyediaan toilet umum ini menjadi bagian dari agenda pemerintahan Mamdani yang menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, seperti perbaikan jalan, infrastruktur jembatan, dan fasilitas publik.

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kebijakan kota-kota lain seperti Los Angeles dan Portland, yang lebih dulu mengembangkan toilet umum modular untuk meningkatkan akses publik.

Secara global, isu keterbatasan toilet umum juga menjadi perhatian. Di Inggris, misalnya, lebih dari seribu toilet umum ditutup sejak 2010.

Sejumlah negara Asia seperti Jepang, Taiwan, dan China justru kerap dijadikan contoh keberhasilan pengelolaan toilet publik yang bersih, modern, dan ramah pengguna.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota New York akan membangun satu unit toilet umum baru di persimpangan 12th Avenue dan St. Claire Place, West Harlem. Fasilitas tersebut dirancang gratis untuk umum, ramah disabilitas, dilengkapi sistem pembersihan mandiri, serta menyediakan pengisi ulang botol air minum.

Pemerintah kota berharap proyek ini menjadi awal dari pemerataan akses toilet umum yang layak di New York, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di ruang-ruang publik.(*)

.

Editor : Thomas Priyandoko
#toilet umum #Wali Kota New York Muslim Pertama #Zohran Mamdani #new york #program