Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

S-26 Promil Gold Dihentikan Distribusinya: BPOM Minta Nestlé Tarik Susu Formula Bayi di Indonesia

Uways Alqadrie • Rabu, 14 Januari 2026 | 14:25 WIB

Foto istimewa
Foto istimewa
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengambil langkah antisipatif dengan meminta PT Nestlé Indonesia menghentikan distribusi susu formula bayi tertentu di Tanah Air. Selain itu, Nestlé juga diminta menunda sementara impor produk tersebut.

Langkah ini menyusul peringatan dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) dan The International Food Safety Authorities Network (INFOSAN) terkait potensi kontaminasi toksin cereulide pada bahan baku ARA oil yang digunakan di beberapa produk susu formula.

Baca Juga: Darma Mangkuluhur Resmi Menikah: Menghitung Kekayaan Tata Cahyani dan Tommy Soeharto

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa dua batch produk S-26 Promil Gold pHPro 1 (untuk bayi 0-6 bulan) yang masuk ke Indonesia sudah diuji. Hasilnya, toksin cereulide tidak terdeteksi (LoQ < 0,20 µg/kg). Meski demikian, BPOM tetap menekankan kehati-hatian karena konsumen produk ini adalah bayi yang rentan.

“Belum ada laporan sakit akibat konsumsi produk ini di Indonesia. Namun, kami tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujar Taruna.

Nestlé Indonesia telah menarik seluruh produk terdampak secara sukarela di bawah pengawasan BPOM. Masyarakat yang memiliki produk dengan nomor batch 51530017C2 dan 51540017A1 disarankan menghentikan pemakaian dan mengembalikannya ke tempat pembelian atau menghubungi layanan konsumen.

BPOM menegaskan produk Nestlé lain, termasuk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor batch berbeda, tetap aman dikonsumsi.

Pengawasan pre-market dan post-market akan terus dilakukan, sekaligus berkoordinasi dengan otoritas internasional untuk memastikan keamanan, mutu, dan gizi produk pangan di Indonesia.

Secara global, Nestlé telah menarik produk susu formula bayi di 49 negara, termasuk sebagian Eropa, Amerika, Asia, Oseania, dan Afrika, menyusul isu keamanan pangan yang sama.

Editor : Uways Alqadrie
#Toksin Cereulide #nestlé indonesia #bpom indonesia #S 26 Promil Gold #nestle