Korban 700 Orang di Tambang Nanggung Dipastikan Hoax, Bupati Bogor Minta Warga Tak Terprovokasi
Thomas Dwi Priyandoko• Rabu, 14 Januari 2026 | 22:30 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat memberikan keterangan. (Foto: Jabar Ekspress)
KALTIMPOST.ID— Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan kabar adanya korban jiwa akibat aktivitas tambang di wilayah Nanggung adalah tidak benar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Menanggapi isu yang beredar luas di media sosial dan pesan berantai, Pemkab Bogor bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan faktual di lapangan.
Sebelumnya, beredar kabar yang menyebutkan adanya lima orang meninggal dunia, bahkan berkembang menjadi isu ratusan korban akibat keracunan di area tambang.
Rudy menegaskan bahwa informasi tersebut murni hoaks dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Tersiar kabar ada 700 orang menjadi korban, itu tidak benar. Yang dimaksud 700 adalah level ketinggian lokasi, bukan jumlah korban,” ujar Rudy Susmanto saat memberikan keterangan di Kecamatan Nanggung, Rabu (14/1/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa PT Aneka Tambang (Antam) telah melakukan pengecekan internal dan memastikan tidak ada kegiatan penambangan saat munculnya asap di area tersebut.
“Pihak Antam sudah memastikan tidak ada aktivitas penambangan pada waktu itu,” lanjutnya.
Menurut Rudy, langkah cepat turun ke lapangan dilakukan untuk mencegah keresahan di tengah masyarakat serta memutus penyebaran informasi menyesatkan.
Ia pun mengimbau warga agar lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum membagikannya. “Jangan sampai kabar yang tidak jelas justru menimbulkan kepanikan. Kami hadir untuk memastikan masyarakat Kabupaten Bogor tetap aman dan tenang,” pungkasnya.(*)