Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Titiek Soeharto dan Mentan Amran Resmikan Revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 di Bontang

Adhiel kundhara • Kamis, 29 Januari 2026 | 17:35 WIB

LAUNCHING Pupuk Kaltim meresmikan revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 pasca pengoperasianalan perdana pada 1984 silam.  (ADIEL KUNDHARA/KP)
LAUNCHING Pupuk Kaltim meresmikan revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 pasca pengoperasianalan perdana pada 1984 silam. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meresmikan selesainya kegiatan revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 di Kota Bontang, Kamis (29/1/2026). Revitalisasi pabrik strategis ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong efisiensi dan keberlanjutan industri pupuk Indonesia.

Peresmian dilakukan oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, disaksikan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, jajaran Forkopimda Kalimantan Timur, serta manajemen Pupuk Indonesia Group.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmat Pribadi menjelaskan Pabrik Amoniak Kaltim 2 merupakan pabrik amonia tertua di lingkungan Pupuk Kaltim yang pertama kali diresmikan pada 29 Oktober 1984. Revamping yang diresmikan pada 29 Januari 2026 menjadi simbol keberlanjutan visi industri pupuk nasional lintas generasi.

Baca Juga: Hadiri Peresmian di Pupuk Kaltim, Mentan: Harga Pupuk Turun 35 Persen!

“Peremajaan ini mampu menurunkan biaya operasional hingga sekitar Rp200 miliar per tahun dan mengurangi emisi karbon sekitar 110 ribu ton CO₂ ekuivalen per tahun. Selain itu, proyek ini melibatkan mayoritas tenaga kerja lokal dan kontraktor nasional,” kata Rahmat.

Ia menambahkan revamping Amoniak Kaltim 2 merupakan bagian dari tujuh proyek strategis Pupuk Indonesia yang sedang dan akan dijalankan, termasuk pembangunan pabrik Soda Ash di Bontang, Pusri 3B di Palembang, serta pabrik NPK di sejumlah wilayah.

Sementara, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dalam sambutannya mengatakan Kota Bontang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Meski bukan daerah dengan luasan sawah terbesar, Bontang menjadi tulang punggung distribusi pupuk nasional bahkan hingga pasar internasional.

Baca Juga: Sultan Kutai Kartanegara Duduk Sejajar Menteri Saat Peresmian Revamping Pabrik 2 Pupuk Kaltim

“Pabrik Amoniak Kaltim 2 ini ibarat dapur nasional. Revamping yang dilakukan bukan sekadar mengganti mesin lama, tetapi revitalisasi untuk meningkatkan efisiensi energi, menurunkan emisi, dan menjamin keberlanjutan pasokan bahan baku pupuk bagi petani Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi Kalimantan Timur sebagai daerah industri bernilai tambah dan mitra strategis pengembangan pangan nasional, terlebih dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah tersebut.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menegaskan industri pupuk memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa. Revamping ini, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada industri, tetapi juga langsung dirasakan oleh petani.

“Selama lebih dari empat dekade, pabrik ini menopang penyediaan bahan baku pupuk nasional. Revitalisasi ini membuktikan bahwa pembangunan industri dapat berjalan seiring dengan efisiensi, daya saing, dan tanggung jawab lingkungan,” pungkasnya. (ADV PKT/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #titiek soeharto #mentan andi amran sulaiman #pupuk kaltim #Amoniak