KALTIMPOST.ID - Wilayah Sintang, Kalimantan Barat, diguncang gempa bumi tektonik bermagnitudo 3,9 pada Sabtu (31/1/2026) siang. Hasil analisis Stasiun Geofisika Balikpapan menunjukkan bahwa gempa darat yang terjadi pukul 13.50 WIB atau 14.50 Wita ini dipicu aktivitas Sesar Adang di kedalaman dangkal 15 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Rasmid menuturkan, hasil analisa menunjukkan gempa bumi memiliki parameter update dengan magnitudo 3.9.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.09° LU dan 111.76° BT. “Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 87 kilometer timur Sekadau Kalbar pada kedalaman 15 kilometer,” katanya.
Dia menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal. “Akibat aktivitas Sesar Adang,” tuturnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi dirasakan di Sintang dengan intensitas II-III MMI. “Artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah,” tuturnya. Terasa seakan-akan ada truk berlalu.
Namun hingga saat ini belum terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan. “Tercatat hingga pukul 14.17 WIB, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock,” ujarnya.
Rasmid mengimbau kepada masyarakat di wilayah Sintang dan sekitarnya tetap tenang. Serta tidak terpengaruh isu yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Sembari menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa bumi,” sebutnya.
Termasuk memastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum warga kembali ke dalam rumah. “Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo