KALTIMPOST.ID- Gagasan pembentukan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) di lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul) bukan wacana yang baru digulirkan. Peta jalan pembentukan fakultas baru ini sudah digodok sejak 2023.
Tiga program studi yang selama ini bernaung di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) disiapkan sebagai fondasi awal lahirnya fakultas baru di Kampus Gunung Kelua.
Dekan FKIP Unmul, Prof. Susilo, menyebut FIK bukan sekadar penambahan struktur organisasi, melainkan hasil evolusi akademik dari rumpun keolahragaan yang sudah matang. Saat ini, Unmul telah memiliki tiga prodi strategis. Dari Pendidikan Jasmani, Pendidikan Keolahragaan, dan Pendidikan Kepelatihan. Ketiganya dinilai telah memenuhi syarat akademik dan kelembagaan untuk berdiri sebagai satu fakultas mandiri.
Baca Juga: Seno Aji Resmikan Gedung S1 PIN Unmul, Tegaskan Komitmen Kuliah Gratis Tanpa UKT di Kaltim
"Dengan status fakultas, ruang gerak pendidikan, riset, dan pengabdian akan jauh lebih luas. Orientasinya tidak hanya ke dunia akademik, tapi juga langsung terkoneksi dengan industri olahraga,” ujarnya usai audiensi dukungan dari DPRD dan Pemprov Kaltim, Senin, 2 Februari 2026.
Langkah berikutnya bersifat administratif, Unmul akan mengirimkan surat resmi ke Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti) terkait perubahan Organisasi dan Tata Kelola (OTK) kampus sebagai dasar legal pembentukan FIK. Tanpa pencatatan dalam OTK yang disetujui Kemendikti, fakultas baru itu belum bisa beroperasi secara formal.
“Kalau sudah tercatat dalam OTK Unmul, barulah fakultas itu bisa benar-benar berjalan,” katanya. Di sisi lain, dukungan DPRD dan Pemprov Kaltim diproyeksikan menjadi modal politik penting untuk mempercepat proses persetujuan di tingkat pusat. Kehadiran FIK di Kaltim bukan hanya soal struktur kampus. Tapi juga strategi membangun ekosistem olahraga daerah, baik untuk peningkatan mutu pendidikan, riset, hingga industri. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki