KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memperkuat layanan ekosistem digital ketenagakerjaan melalui integrasi berbagai platform lowongan kerja swasta ke dalam sistem Karirhub.
Langkah ini diambil guna mempermudah pencari kerja menemukan peluang karier dalam satu pintu, sekaligus meminimalisir risiko penipuan lowongan kerja palsu.
Integrasi ini memungkinkan masyarakat untuk memantau berbagai peluang kerja lintas sektor tanpa harus berpindah-pindah aplikasi. Setiap lowongan yang masuk ke sistem telah melalui tahap kurasi dan verifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker guna menjamin validitasnya.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi kepada wartawan, menyampaikan bahwa integrasi ini adalah bentuk perlindungan pemerintah terhadap masyarakat. Dengan sistem yang terpusat, informasi lowongan kerja menjadi lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sumbernya.
Baca Juga: Tenaga Kerja Lokal Dominan, PMA Kaltim Juga Serap 60 Tenaga Kerja Asing
"Karirhub menjadi gerbang utama yang mempermudah akses bagi pencari kerja. Kami memastikan sumber informasi jelas dan aman bagi publik," ujar Cris Kuntadi.
Program yang telah dirintis sejak Agustus 2025 oleh Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, ini kini telah menggandeng delapan mitra portal kerja swasta. Saat ini, empat mitra yakni HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints telah terhubung secara resmi, sementara empat mitra lainnya masih dalam proses sinkronisasi.
Untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna, Kemnaker menyediakan dua skema kerja sama system integrasi penuh sehingga pencari kerja dapat langsung melamar melalui Karirhub tanpa harus keluar dari platform. Data lamaran akan terkirim otomatis ke perusahaan melalui mitra. Saat ini, skema ini telah diimplementasikan bersama portal HiredToday.
Baca Juga: Triwulan III 2025, Investasi di Kaltim Serap 15.573 Tenaga Kerja
Integrasi semipenuh yaitu lowongan dari mitra ditampilkan di Karirhub, namun pelamar akan diarahkan ke situs web mitra untuk proses registrasi dan lamaran lebih lanjut. Skema ini telah berjalan untuk Toploker, Redy, dan Glints.
Sebagai penanda, setiap lowongan yang tampil di Karirhub akan dilengkapi dengan logo mitra penyedia informasi, sehingga pelamar mengetahui asal informasi tersebut sebelum memutuskan untuk melamar.
Berdasarkan data dari Pusat Pasar Kerja, efektivitas platform ini terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, Karirhub tercatat telah menampung sebanyak 115.182 lowongan kerja yang berasal dari 2.135 perusahaan.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai portal kerja lainnya di masa depan guna membuka lebih banyak peluang kerja lintas industri. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pencarian kerja yang aman ini melalui tautan resmi di karirhub.kemnaker.go.id (*)
Editor : Hernawati