KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Tim putri SMAN 3 Samarinda kembali melangkah ke final party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan. Capaian ini menyamai rekor Smaga pada edisi sebelumnya. Sayangnya, di final musim lalu, Smaga kalah dari SMAN 5 Balikpapan.
Kembali masuk ke final, Smaga menegaskan tidak ingin puas menjadi runner-up lagi. Segala kekuatan akan diturunkan demi meraih gelar juara DBL Samarinda.
Pelatih Smaga Samarinda, Sandy Indra Cahya, menilai final kali ini akan berjalan ketat. Di matanya, calon lawan merupakan tim dengan komposisi mumpuni.
“Smansa Balikpapan sekarang berbeda dari tahun sebelumnya. Skuad mereka lebih bagus, dan ini tentu akan jadi pertandingan yang menarik,” ujar Sandy.
Terkait target, Sandy menekankan setiap tim yang lolos ke final tentu ingin menjadi juara. Begitu juga Smaga. Namun, keputusan akhir akan dikembalikan kepada para pemain.
“Di setiap pertandingan, saya selalu bilang kepada pemain: kalian mau sampai di mana? Kalau mau lanjut, harus kerja keras. Begitupun di final ini, saya kembalikan ke pemain. Mau juara atau puas di runner-up? Kalau mau juara, main all out,” tegas Sandy. (*)
Editor : Ery Supriyadi