Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dukung Kedaulatan Pangan hingga Energi, Polda Kaltim Gelar Rapim untuk Memperkuat Sinergi dengan Stakeholder

Romdani. • Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36 WIB
Irjen Endar Priantoro memimpin Rapim Polri Tahun 2026 di Gedung Mahakam Polda Kaltim.
Irjen Endar Priantoro memimpin Rapim Polri Tahun 2026 di Gedung Mahakam Polda Kaltim.

KALTIMPOST.ID-Polda Kaltim menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026 di Gedung Mahakam Polda Kaltim.

Forum ini menjadi tindak lanjut Rapim Polri tingkat pusat sekaligus ruang strategis memperkuat soliditas dan sinergi lintas instansi dalam mendukung program prioritas pemerintah di daerah.

Kegiatan dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro dan dihadiri Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono bersama Kapoksahli Brigjen TNI Deni Sukrawan.

Hadir pula perwakilan Kejaksaan Tinggi Kaltim, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud beserta jajaran, Wakapolda Kaltim Brigjen Adrianto Jossy Kusumo, para pejabat utama Polda Kaltim, kapolres, hingga para kapolsek.

Endar menegaskan rapim ini bertujuan menjabarkan hasil Rapim Polri sebelumnya agar kebijakan pimpinan dapat diterjemahkan hingga ke tingkat kesatuan terkecil.

Rapim menjadi jembatan strategis untuk mengalirkan kebijakan dari pusat ke daerah sekaligus memastikan implementasi berjalan terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan Polda Kaltim dalam mendukung program pemerintah tidak lepas dari sinergi lintas sektor.

Kolaborasi antara Pemprov Kaltim, Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, dan Kejati Kaltim dinilai menjadi fondasi menjaga stabilitas keamanan serta mendukung akselerasi pembangunan, terutama di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kapolda menekankan tiga fokus utama dukungan Polri terhadap rencana kerja pemerintah daerah tahun 2026.

Pertama, kedaulatan pangan melalui pengawasan distribusi dari hulu ke hilir, termasuk mencegah praktik spekulasi harga guna menjaga stabilitas inflasi dan ketahanan sosial.

Kedua, kedaulatan energi dengan pengamanan objek vital nasional dan daerah, serta dukungan terhadap iklim investasi yang kondusif bagi sektor energi.

Ketiga, ekonomi produktif dan inklusif dengan menciptakan rasa aman bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, agar pertumbuhan ekonomi merata.

Baca Juga: Personel Brimob Revitalisasi Jembatan Sungai Lungau, agar Akses Warga Engkuni Pasek Kubar Lebih Aman

Rudy menegaskan stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama keberhasilan pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat, daerah, TNI, dan Polri menjadi fondasi penting menjaga kondusivitas wilayah, terutama Kaltim sebagai mitra strategis pembangunan IKN.

“Dengan sinergi yang kuat, pembangunan dapat berjalan aman, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Krido Pramono menegaskan kesiapan TNI untuk terus bersinergi bersama Polri dalam menyukseskan rencana kerja pemerintah 2026.

Ia menilai koordinasi yang solid menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan nasional di wilayah Kaltim.

Rapim Polda Kaltim 2026 sekaligus menjadi momentum penguatan profesionalisme dan soliditas internal Polri.

Selain itu, forum ini diharapkan mempererat kemitraan eksternal dengan seluruh pemangku kepentingan agar setiap kebijakan strategis pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif.

Melalui forum tersebut, Polda Kaltim menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah.

Dengan stabilitas yang terjaga, diharapkan Kaltim mampu terus bergerak sebagai wilayah penyangga IKN yang aman, produktif, dan berdaya saing. (rd)

Editor : Romdani.
#polda kaltim #ibu kota nusantara #Rapat Pimpinan (Rapim) #ketahanan pangan #Kutai Barat