SAMARINDA – Akses darat di Mahakam Ulu (Mahulu) perlahan dibenahi. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Timur menggelontorkan anggaran Rp 165 miliar untuk merekonstruksi ruas Tering–Long Bagun. Proyek dengan skema kontrak tahun jamak itu ditargetkan rampung pada 2027.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perbatasan II Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Prima F menjelaskan pendanaan proyek ini bersumber dari skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Fokus pekerjaan mencakup peningkatan struktur jalan, pengaspalan, hingga penguatan tanah dasar pada segmen yang masih berupa jalur tanah. “Peningkatan kualitas ruas ini diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya, dikonfirmasi Kamis (19/2).
Baca Juga: Siapkan Jalur Logistik Lebaran 2026, Jalan Nasional Kukar-Kubar Mulai Diperbaiki BBPJN Kaltim
Ia mengakui, keterisolasian akibat kondisi jalan menjadi tantangan utama pengembangan wilayah perbatasan tersebut. Dari total panjang sekitar 7,2 kilometer, sebagian ruas sebelumnya masih berupa tanah yang sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
“Ruas Tering–Long Bagun kita kebut penyelesaiannya. Pengerasan aspal dan peningkatan struktur terus berjalan, targetnya tuntas 2027,” akunya.
Selain badan jalan, proyek juga mencakup pembenahan drainase dan pembangunan tiga unit jembatan untuk memenuhi standar kapasitas beban. Infrastruktur pendukung ini dinilai krusial agar konektivitas antarwilayah di Mahulu lebih andal dan aman. “Kami bangun jembatan dengan standar teknis yang memadai agar arus logistik tidak lagi terhambat,” jelasnya.
Baca Juga: Samarinda Ulu Targetkan Pengurangan Sampah ke TPS, Fokus Pemilahan dan Daur Ulang Plastik
Dia menerangkan, selama masa konstruksi, akses masyarakat tetap dibuka dengan pengaturan lalu lintas di lapangan. Petugas rutin melakukan perataan badan jalan serta penambahan agregat di titik kritis guna menjaga kelancaran kendaraan. “Kami pastikan aktivitas warga tetap berjalan sambil pekerjaan konstruksi dilaksanakan,” terangnya.
Dia menambahkan, dengan peningkatan kualitas ruas tersebut, pemerintah berharap konektivitas Tering–Long Bagun semakin stabil. Efisiensi distribusi barang, akses layanan publik, hingga mobilitas warga diyakini akan meningkat. “Semoga bisa selesai tepat waktu,” singkatnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki