Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Israel Tolak Setor Iuran Rp 17 Triliun ke Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump

Ari Arief • Selasa, 24 Februari 2026 | 18:48 WIB

Presiden AS, Donald Trump, penggagas BoP.
Presiden AS, Donald Trump, penggagas BoP.

KALTIMPOST.ID,TEL AVIV-Pemerintah Israel secara resmi menyatakan tidak akan menyetorkan iuran sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp 17 triliun kepada Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP).

Lembaga internasional yang berfokus pada rekonstruksi pascakonflik tersebut diinisiasi dan dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Laporan dari Radio Angkatan Darat Israel dikutip Selasa (24/2/2026) menyebutkan bahwa keputusan tersebut telah disampaikan langsung kepada pihak Gedung Putih.

Israel menjadi salah satu anggota dewan tersebut bersama beberapa negara lain, termasuk Indonesia, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Hak Istimewa dari Washington

Baca Juga: Vatikan Tolak Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Gedung Putih Menyayangkan

Mengutip laporan Khaberni terkini, Washington dikabarkan telah memberikan lampu hijau bagi Israel untuk tidak memberikan kontribusi finansial.

Kondisi ini berbeda dengan negara anggota lainnya; Qatar dan UEA misalnya, telah berkomitmen menyumbang lebih dari USD 2 miliar.

Menteri Urusan Politik dan Keamanan Israel, Ze'ev Elkin, menegaskan bahwa posisi negaranya sebagai pihak yang terlibat langsung dalam konflik menjadi alasan utama penolakan iuran tersebut.

"Kami tidak melihat adanya alasan logis untuk membayar dana tersebut setelah serangan yang kami alami, apalagi untuk membiayai pembangunan kembali Gaza," tegas Ze'ev dalam pernyataan resminya.

Meredam Gejolak Internal

Baca Juga: Presiden Prabowo Bertemu Tokoh Ormas Islam, Bahas Keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza

Keputusan ini juga disebut-sebut sebagai strategi untuk meredam kritik keras dari menteri beraliran kanan, Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich.

Keduanya sebelumnya keberatan atas keanggotaan Israel di Dewan Perdamaian yang juga melibatkan Turki dan Qatar.

Sejauh ini, Dewan Perdamaian dilaporkan telah menghimpun dana sekitar USD 5 miliar dari para anggotanya.

Trump sendiri, dalam pertemuan perdana dewan di Washington pada Kamis (19/2/2026), telah menjanjikan komitmen AS sebesar USD 10 miliar atau setara Rp 162 triliun untuk membantu memulihkan Gaza.

"Dewan Perdamaian adalah bukti bagaimana masa depan yang lebih cerah dapat kita rancang, dimulai dari pertemuan ini," ujar Trump sebagaimana dikutip dari RIA Novosti.(*)

Editor : Almasrifah
#BOP #Iuran #strategi #Israel #gaza