KALTIMPOST.ID,TEHERAN-Situasi di Timur Tengah semakin mencekam setelah Pemerintah Iran memutuskan untuk menutup total wilayah udaranya.
Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Teheran tengah bersiap melancarkan serangan balasan besar-besaran yang menargetkan posisi Israel dan Amerika Serikat.
Peringatan keras datang langsung dari Ketua Komisi Keamanan Nasional Iran, Ebrahim Azizi.
Ia menegaskan bahwa pihak lawan kini berada dalam posisi yang sangat berbahaya akibat tindakan mereka sendiri.
Baca Juga: Amerika dan Israel Serang Iran, Trump Klaim untuk Hancurkan Fasilitas Nuklir di Negara Tersebut
"Kami telah memberikan peringatan kepada Anda. Sekarang, Anda telah memasuki jalur yang konsekuensinya tidak akan bisa Anda kendalikan lagi," tegas Azizi sebagaimana dilaporkan oleh Al Jazeera.
Senada dengan itu, seorang pejabat tinggi Iran mengungkapkan kepada kantor berita Reuters bahwa persiapan untuk merespons serangan gabungan AS-Israel sedang dimatangkan.
Teheran mengancam bahwa aksi balasan tersebut akan memiliki daya hancur yang sangat masif.
Laporan Reuters lebih lanjut menyoroti bahwa Iran saat ini sedang berada dalam posisi siaga penuh untuk memberikan pembalasan yang "dahsyat" sebagai bentuk jawaban atas eskalasi konflik yang terjadi belakangan ini.(*)
Editor : Dwi Puspitarini