Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kasus Ijazah Yamaguchi Jepang: Rismon Sianipar Dituding Buat Surat Kematian Sendiri Demi Hindari Denda Beasiswa

Uways Alqadrie • Sabtu, 7 Maret 2026 | 13:07 WIB

Andi Azwan dan Rismon Sianipar
Andi Azwan dan Rismon Sianipar
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Ketua Umum relawan Jokowi Mania (Joman), Andi Azwan, melontarkan tudingan terhadap ahli digital forensik Rismon Sianipar. Ia menyebut Rismon diduga pernah membuat surat kematian atas namanya sendiri guna menghindari kewajiban mengembalikan dana beasiswa dari pemerintah Jepang.

Pernyataan itu muncul di tengah polemik dugaan ijazah magister (S2) dan doktor (S3) milik Rismon yang disebut berasal dari Universitas Yamaguchi, Jepang. Andi Azwan bersama sejumlah pihak telah melaporkan persoalan tersebut ke Polda Metro Jaya.

Menurut Andi, Rismon diketahui pernah menerima beasiswa Monbukagakusho dari pemerintah Jepang. Namun program studi tersebut diduga tidak diselesaikan hingga tuntas.

“Jika penerima beasiswa tidak menyelesaikan studinya, ada konsekuensi yang harus ditanggung, termasuk kewajiban mengembalikan dana yang sudah diberikan,” ujarnya dalam sebuah tayangan wawancara yang dikutip, Sabtu (7/3).

Ia menduga surat kematian itu dibuat sebagai cara untuk menghindari kewajiban pembayaran denda pengembalian beasiswa. Meski demikian, Andi mengakui informasi tersebut masih bersifat dugaan dan belum dipastikan kebenarannya.

Andi juga menyebut pihaknya berencana mendatangi Jepang dalam waktu dekat untuk menelusuri dokumen terkait dugaan tersebut. Ia mengklaim ingin memperoleh bukti langsung mengenai status akademik Rismon.

Selain itu, Andi mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran di sejumlah basis data akademik. Di antaranya Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) di Indonesia serta CiNii, pangkalan data ilmiah yang memuat informasi akademik di Jepang.

“Hasil pencarian sementara belum menemukan nama yang bersangkutan sebagai lulusan S2 maupun S3 dari Universitas Yamaguchi,” katanya.

Sebelumnya, laporan terhadap Rismon Sianipar diajukan oleh Andi Azwan bersama sejumlah pihak dari Peradi Bersatu pada 13 Februari 2026. Dalam laporan tersebut, pelapor menuding ijazah magister dan doktor yang diklaim berasal dari Universitas Yamaguchi diduga tidak sah.

Editor : Uways Alqadrie
#Rismon Sianipar Ijazah Jokowi #ijazah palsu jokowi #Universitas Yamaguchi #Rismon Sianipar #Monbukagakusho #jokowi mania