SAMARINDA-Pembangunan terminal BBM terpadu di Palaran mulai memberi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi Samarinda. Proyek yang digarap Pertamina Patra Niaga itu akan menghadirkan Fuel Terminal Samarinda yang baru.
Harapannya investasi tersebut tidak hanya memperkuat distribusi energi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga lokal. Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pemerintah daerah ingin manfaat proyek tersebut langsung dirasakan masyarakat.
Salah satu yang ditekankan adalah keterlibatan tenaga kerja lokal ketika fasilitas tersebut mulai beroperasi. “Kami menyampaikan kepada manajemen Pertamina Patra Niaga agar tenaga kerja yang terlibat nanti dalam kegiatan pasca beroperasinya industri ini banyak mengakomodir putra-putri Samarinda,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Dukungan Pembangunan Fuel Terminal Pertamina Mengalir, Diharap Serap Tenaga Kerja Lokal
Menurutnya, jika perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan khusus, pemerintah kota siap membantu menyiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan. Skema itu dapat dilakukan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BLK) maupun lembaga pendidikan lain di daerah.
“Kalau ada kebutuhan SDM khusus, tolong diberitahu. Kami ingin diberi kesempatan mendidik putra-putri Samarinda supaya mereka siap bekerja,” tegasnya. Selain penyerapan tenaga kerja, Andi Harun juga menilai kehadiran fuel terminal di Palaran akan memicu pergerakan ekonomi di berbagai sektor pendukung.
Aktivitas industri dinilai berpotensi mendorong tumbuhnya usaha transportasi, warung makan, penginapan hingga layanan jasa lainnya. “Apalagi dalam tata ruang juga kawasan itu merupakan kawasan industri,” singkatnya.
Menurutnya, dampak ekonomi tersebut pada akhirnya akan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitar kawasan industri. “Dengan adanya industri di sana, pasti ada efek ekonomi yang signifikan. Kegiatan transportasi, warung, penginapan, sampai usaha masyarakat di sekitar akan ikut bergerak,” harapnya.
Ia menambahkan, pembangunan terminal tersebut juga dirancang bertahap. Sebagian fungsi dari fasilitas lama di kawasan Cendana kemungkinan dipindahkan secara bertahap ke Palaran hingga kapasitas terminal baru benar-benar optimal.
“Mudah-mudahan kehadiran fuel terminal di Palaran membawa manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda,” pungkasnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki