Miswar merupakan kapten kapal tugboat Musaffah 2 yang dilaporkan mengalami insiden di perairan strategis Timur Tengah itu. Kabar mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima pihak keluarga dari rekan kerja korban di perusahaan pelayaran tempatnya bekerja.
Anak korban, Yayat, mengatakan informasi mengenai kecelakaan kapal diterima keluarga pada Jumat (6/3). Sebelumnya, keluarga masih sempat berkomunikasi dengan Miswar sehari sebelum kejadian.
“Terakhir kami berkomunikasi Kamis siang sekitar pukul satu,” ujarnya.
Dari informasi awal yang diterima keluarga, kapal yang dipimpin Miswar diduga terkena ranjau laut saat berlayar. Ledakan tersebut menyebabkan kapal terbakar sebelum akhirnya tenggelam di perairan tersebut.
Hingga kini, pihak keluarga mengaku masih menunggu kabar lanjutan dari perusahaan pelayaran mengenai kondisi para awak kapal serta perkembangan pencarian korban.
Insiden kapal di Selat Hormuz ini juga dikabarkan melibatkan sejumlah warga negara Indonesia lainnya yang berada di atas kapal saat kejadian.
Editor : Uways Alqadrie