Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tarif Mulai Rp 298 Ribu, Hotel Atlet Sempaja Samarinda Targetkan Omzet Rp 24 Miliar per Tahun

Eko Pralistio • Selasa, 17 Maret 2026 | 20:55 WIB

Mengusung brand Pandora Hotel, Hotel Atlet Sempaja tawarkan 273 kamar dan ruang pertemuan. Pengelola bidik status hotel bintang empat dan tambah fasilitas kolam renang. (EKO/KP)
Mengusung brand Pandora Hotel, Hotel Atlet Sempaja tawarkan 273 kamar dan ruang pertemuan. Pengelola bidik status hotel bintang empat dan tambah fasilitas kolam renang. (EKO/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Hotel Atlet milik Pemprov Kaltim yang berada di kawasan Gelora Kadrie Oening atau Stadion Sempaja Samarinda resmi mulai memasuki tahap komersialisasi.

Pengelolaan hotel tersebut dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS). Sekretaris PT KTMBS, Abad Manfita menjelaskan, pengelolaan hotel merupakan bentuk penugasan langsung dari pemerintah daerah sesuai regulasi yang berlaku.

“Secara aturan di PP Nomor 54 tahun 2017, BUMD memang bisa menerima penugasan pemanfaatan aset milik pemerintah daerah. Hotel ini termasuk aset daerah yang ditugaskan kepada kami untuk dikelola,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur yang terbit pada 2025. Setelah itu, pihak pengelola menjalani serangkaian proses perizinan sebelum akhirnya rampung bulan lalu. “Setelah perizinan selesai, baru kami mulai mencoba mengelola hotel ini secara komersial. Untuk launching resmi, rencananya dalam waktu dekat," katanya.

Baca Juga: Pemprov Kaltim Bakal Revitalisasi Hotel Atlet, Berdayakan Jadi Tempat Pertemuan Resmi Pemerintah

Hotel Atlet memiliki total 273 kamar dengan fasilitas utama berupa kamar inap dan ruang pertemuan. Manajemen menargetkan hotel ini dapat naik kelas menjadi hotel bintang empat, meski saat ini fasilitasnya masih setara bintang tiga.

“Menuju bintang empat tentu ada banyak fasilitas yang harus dipenuhi. Saat ini kami bertahap melengkapi,” jelas Abad. Sejumlah fasilitas seperti ruang meeting sudah dapat digunakan. Saat ini tersedia dua ruang pertemuan utama, sementara kebutuhan ruang tambahan masih bisa disiapkan sesuai permintaan.

Untuk kegiatan skala besar, pengelola membuka peluang kerja sama penggunaan gedung konvensi di kawasan yang sama. Beberapa fasilitas lain masih dalam tahap pengembangan, termasuk rencana pembangunan kolam renang di area belakang hotel.

Sebagai hotel milik pemerintah daerah, segmen pasar utama yang dibidik pada tahap awal adalah kegiatan pemerintahan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca Juga: Strategi Irianto Lambrie Pimpin 34 Ahli TAGUPP Kaltim: Incar PAD dari Alur Sungai dan Pesisir

“Harapannya kegiatan OPD, pelatihan, maupun agenda pemerintahan bisa dilaksanakan di sini,” ucapnya. Kendati demikian, hotel juga mulai membuka pasar umum melalui kerja sama dengan platform pemesanan daring (OTA). Tarif kamar sementara dipatok mulai Rp 298 ribu per malam dan masih berpotensi mengalami penyesuaian setelah grand opening.

Dalam strategi pemasaran, pengelolaan hotel tetap dilakukan langsung oleh KTMBS tanpa melibatkan operator pihak ketiga. Namun, manajemen menggandeng brand eksternal untuk memperkuat pemasaran dengan nama Pandora Hotel. “Operator tetap kami, izin juga kami yang pegang. Tapi untuk branding kami bekerja sama agar penetrasi pasar lebih cepat,” jelasnya.

Skema kerja sama dilakukan melalui sistem bagi hasil, dengan sekitar 10 persen pendapatan dialokasikan untuk brand, sementara sisanya menjadi pendapatan pengelola.

Dari sisi ketenagakerjaan, manajemen menyiapkan kebutuhan hampir 100 pekerja, menyesuaikan standar rasio industri perhotelan sekitar 0,4 tenaga kerja per kamar. “Prioritas kami tentu putra-putri daerah. Rekrutmen sebenarnya sudah dibuka, tapi seleksi baru berjalan setelah perizinan dan manajemen selesai,” katanya.

Hotel Atlet Sempaja ditargetkan mampu menghasilkan omzet sekitar Rp 24 miliar per tahun atau rata-rata Rp 2 miliar per bulan. Saat ini hotel sudah dapat menerima tamu karena seluruh izin operasional telah rampung, meski peluncuran resmi masih menunggu jadwal. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#GOR Kadrie Oening Samarinda #hotel atlet #kaltim #samarinda