Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Fakta Kasus Siswa 33 SMP Gresik Kena Peluru Nyasar, Jarak Lokasi Latihan TNI AL 2,3 Km

Uways Alqadrie • Kamis, 2 April 2026 | 18:59 WIB
Orang tua korban insiden salah tembak di Gresik, Jawa Timur, Darrel Fausta Hamdani, yakni Dewi Muniarti, mengungkap kronologi kejadian putranya tertembak peluru nyasar. (Foto ist)
Orang tua korban insiden salah tembak di Gresik, Jawa Timur, Darrel Fausta Hamdani, yakni Dewi Muniarti, mengungkap kronologi kejadian putranya tertembak peluru nyasar. (Foto ist)

KALTIMPOST.ID, GRESIK – Seorang pelajar SMP di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, diduga menjadi korban peluru nyasar saat kegiatan latihan militer.

Insiden ini menimpa Darrell Fausta Hamdani (14), siswa kelas IX SMPN 33 Gresik, yang mengalami luka cukup serius di bagian lengan kiri.

Peristiwa tersebut terjadi pada 17 Desember 2025. Saat itu, korban tengah mengikuti kegiatan sosialisasi sekolah lanjutan yang digelar di musala lingkungan sekolah.

Baca Juga: Mutasi TNI Maret 2026: 5 Jenderal Bintang Dua dan Satu Jadi Stafsus KSAD Maruli Simanjuntak

Tanpa diduga, sebuah peluru mengenai tangan kirinya meski korban tidak sedang berada di luar area.

Menurut keterangan ibunda korban, Dewi Muniarti, peluru tersebut menembus lengan hingga mengenai tulang.

Akibatnya, korban harus menjalani tindakan medis dengan pemasangan pen pada bagian tulang yang terdampak. Hingga kini, kondisi tangan korban belum bisa digerakkan secara normal.

Baca Juga: Cara Menghubungi Call Center Gratis Tanpa Pulsa dari 118 Negara: Fitur Baru Livin’ by Mandiri Resmi Diluncurkan

Diduga, peluru tersebut berasal dari latihan tembak prajurit TNI AL di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya. Lokasi latihan disebut berjarak sekitar 2,3 kilometer dari sekolah korban.

Editor : Uways Alqadrie
#SMP 33 Gresik #Panglima TNI Jenderal Agus Subianto #surabaya #tni al #polresta surabaya