Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kepala Staf Angkatan Darat AS Randy George Dipecat, Diduga Beda Visi dengan Trump

Uways Alqadrie • Jumat, 3 April 2026 | 16:21 WIB
Jenderal Randy A George
Jenderal Randy A George

KALTIMPOST.ID, WASHINGTON – Pergantian mendadak terjadi di tubuh militer Amerika Serikat. Menteri Pertahanan Pete Hegseth meminta Kepala Staf Angkatan Darat, Randy A George, untuk segera mengakhiri jabatannya di tengah meningkatnya tensi konflik global.

Permintaan tersebut dikonfirmasi melalui pernyataan resmi Pentagon yang disampaikan juru bicara Sean Parnell. Dalam keterangannya, George disebut akan memasuki masa pensiun, meski tidak dijelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Spanyol 2026 Lengkap Jam Tayang Trans7, Veda Ega Bidik Comeback di Moto3

Langkah ini menambah daftar pergantian pejabat tinggi militer sejak Hegseth menjabat awal tahun 2026. Sejumlah laporan menyebut, kebijakan ini berkaitan dengan upaya menyelaraskan arah kepemimpinan militer dengan visi Presiden Donald Trump.

Nama Randy George sendiri bukan sosok baru di lingkaran strategis militer AS. Ia diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat pada 2023 pada masa pemerintahan Joe Biden. Selama kariernya, ia pernah bertugas di berbagai wilayah konflik, termasuk Irak dan Afghanistan.

Selama menjabat, George dikenal mendorong efisiensi organisasi militer sekaligus mempercepat adopsi teknologi modern.

Beberapa program yang ia dorong antara lain penggunaan drone berbiaya rendah untuk pertahanan hingga sistem penargetan berbasis kecerdasan buatan.

Namun di balik rekam jejak tersebut, muncul laporan adanya perbedaan pandangan antara George dan Hegseth. Salah satu isu yang mencuat adalah soal kebijakan promosi perwira, yang disebut memicu ketegangan di internal.

Media Amerika Serikat melaporkan adanya perbedaan sikap terkait daftar promosi sejumlah perwira Angkatan Darat. Kebijakan tersebut disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat keputusan pencopotan George.

Baca Juga: Harga Emas Siang Ini 3 April 2026 Anjlok Tajam, Antam Jatuh di Bawah Rp3 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Turun

Pergantian ini terjadi di tengah situasi global yang memanas, termasuk keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik bersama Israel melawan Iran. Kondisi tersebut membuat dinamika di tubuh militer menjadi sorotan, terutama terkait stabilitas kepemimpinan di level tertinggi.

Dengan berakhirnya masa jabatan George, perhatian kini tertuju pada siapa sosok pengganti yang akan memimpin Angkatan Darat AS di tengah tantangan geopolitik yang semakin kompleks.

Editor : Uways Alqadrie
#Jenderal Randy A George #Israel #iran #donald trump #perang Iran Amerika Serikat