Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hindari Wilayah Konflik, Rute Penerbangan Haji 2026 Dipastikan Tak Lewati Jalur Perang

Eko Pralistio • Selasa, 14 April 2026 | 18:14 WIB
Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Mohlis Hasan. (EKO PRALISTIO/KP)Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Mohlis Hasan. (EKO PRALISTIO/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Ketegangan geopolitik di Timur Tengah sempat memicu kekhawatiran soal keberangkatan jemaah haji Indonesia. Namun, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur memastikan jadwal keberangkatan dari Embarkasi Balikpapan tetap berjalan tanpa perubahan.

Kepastian ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Mohlis Hasan, meski tensi politik di kawasan Timur Tengah yang sebelumnya memunculkan spekulasi penundaan. Mohlis mengatakan, hingga kini belum ada arahan resmi dari otoritas terkait, baik dari pemerintah Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia, untuk menunda pelaksanaan ibadah haji.

"Sampai saat ini tidak ada pernyataan dari pemerintah Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Haji, terkait penundaan pelaksanaan haji," ucap Mohlis, Selasa (14/4/2026). Dijelaskannya, jalur penerbangan yang digunakan jemaah Indonesia telah dirancang menghindari wilayah konflik. Dengan demikian, eskalasi yang terjadi di sejumlah titik di Timur Tengah tidak berdampak langsung pada rute penerbangan haji.

Baca Juga: Vaksinasi Jamaah Haji Kaltim 2026 Tuntas, 3.471 Orang Dinyatakan Lolos Syarat Istitaah Kesehatan

Menurut dia, masyarakat tidak perlu mencemaskan situasi tersebut. Sebab, seluruh proses pemberangkatan tetap mengacu pada perencanaan awal yang telah disusun pemerintah. Di sisi lain, persiapan teknis keberangkatan jemaah dari Embarkasi Balikpapan disebut telah mendekati rampung. Salah satu tahapan yang masih ditunggu adalah distribusi koper jemaah, yang dijadwalkan tiba secara bertahap pada pertengahan April.

"Sekitar 17 dan 19 April koper jemaah akan mulai datang. Distribusinya diprioritaskan untuk kelompok terbang pertama," katanya. Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Balikpapan akan melayani 5.812 jemaah yang berasal dari empat provinsi: Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara. 

Dari jumlah tersebut, jemaah asal Kaltim menjadi yang terbesar dengan 3.166 orang. Sesuai jadwal, jemaah akan mulai masuk ke asrama embarkasi pada 26 April 2026.  Sehari setelahnya, mereka dijadwalkan bertolak menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#EMBARKASI HAJI BALIKPAPAN #Haji 2026