KALTIMPOST.ID, MUARA TEWEH – Aparat kepolisian dari Polres Barito Utara berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan sadis yang menewaskan lima orang di wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, mengungkapkan ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial VN, LK, dan SA. Dari ketiganya, LK diketahui merupakan mantan kepala desa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Sementara itu, LK dan SA merupakan pasangan suami istri, dan VN memiliki hubungan keluarga dengan SA.
Baca Juga: Heboh Isu Merger Gerindra dan NasDem, Dasco: Kami Juga Kaget, Tak Pernah Dibahas
“Para terduga pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa pagi. Saat ini masih dalam proses pengembangan,” ujar Kapolres saat memberikan keterangan di Muara Teweh, Selasa (21/4).
Peristiwa berdarah tersebut terjadi di kawasan Benangin, Kecamatan Teweh Timur, tepatnya di area sekitar jalan perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) PT Timber Dana. Insiden ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.
Dari hasil penyelidikan awal, kasus ini dipicu oleh sengketa lahan antara dua kelompok keluarga yang sama-sama mengklaim kepemilikan atas lokasi tersebut. Perselisihan yang tak kunjung selesai diduga berujung pada aksi penyerangan di sebuah pondok.
“Korban dan pelaku memiliki hubungan keluarga. Konflik lahan ini sudah berlangsung sebelumnya,” jelasnya.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang atau mandau.
Baca Juga: Viral Isu Pangkopassus Gampar Orang Istana, Kopassus Tegaskan Hoaks Tanpa Bukti
Selain itu, dari keterangan saksi di lokasi kejadian, sempat terdengar suara letusan yang mengindikasikan penggunaan senjata api. Luka pada tubuh korban juga ditemukan menyerupai bekas tembakan.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam KUHP. Polisi juga masih memburu kemungkinan pelaku lain yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Peristiwa tragis ini sendiri terjadi pada Minggu (19/4) sore. Satu keluarga yang berjumlah enam orang menjadi korban dalam serangan tersebut.
Lima di antaranya dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh.
Pihak kepolisian memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh fakta serta pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini.
Identitas Terduga Pelaku:
VN
Jenis kelamin: Laki-laki
Hubungan: Saudara dari SA
Lokasi penangkapan: Wilayah Kalimantan Timur
Baca Juga: Warga Kubar Menjerit: BBM Non Subsidi Naik, Harga Biosolar di Pengecer Tembus Rp 18 Ribu
LK
Jenis kelamin: Laki-laki
Status: Mantan kepala desa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur
Hubungan: Suami dari SA
SA
Jenis kelamin: Perempuan
Hubungan: Istri dari LK dan saudara dari VN
Editor : Uways Alqadrie