KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengincar keterlibatan langsung dalam pengelolaan gas Blok Ganal di Cekungan Kutai. Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan Pemkab sedang mendorong agar bisa mendapat participating interest atau mengusahakan gas secara bisnis dari proyek yang dioperatori ENI.
“Kita harap penemuan, sebenarnya kan sudah lama ini, sudah lama terkait dengan penemuan yang dilakukan oleh ENI terkait dengan blok gas ini,” kata Aulia di Tenggarong, Senin, (28/4/2026). Blok Ganal masuk salah satu penemuan gas jumbo di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Lapangan Geng North di blok itu punya potensi 5 triliun kaki kubik gas dan 400 juta barel kondensat.
Aulia menegaskan hasil bumi Kukar harus berdampak ke warga. “Raw material yang dihasilkan di Kutai Kartanegara harapan kita bisa digunakan atau memberi kontribusi yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Baca Juga: Cadangan Gas 7 Triliun Kaki Kubik Ditemukan di Lepas Pantai Kaltim, Dinas ESDM Minta Jatah Kelola
Karena itu Pemkab kini mengupayakan posisi sebagai pelaku usaha. “Sekarang ini kita lagi mendorong atau mengupayakan untuk Pemkab Kukar menjadi salah satu pengusaha yang bisa mengupayakan dan mengusahakan gas yang dihasilkan oleh ENI tersebut,” kata Aulia.
Ia menyebut pembahasan dengan SKK Migas sudah berjalan. “Pembicaraan kita sudah maju, kita didampingi oleh teman-teman dari SKK Migas bagaimana caranya pemerintah daerah Kabupaten Kukar bisa mendapatkan bagian baik itu dalam bentuk PI ataupun dalam bentuk pengusahaan gas langsung selaku B2B dengan pihak K3S yang mengusahakan gas tersebut,” ucapnya.
Merujuk Permen ESDM 37/2016, daerah penghasil berhak atas PI 10 persen yang dikelola lewat BUMD. Skema B2B juga memungkinkan BUMD Kukar membeli dan menjual gas langsung dari KKKS. (riz)
Editor : Muhammad Rizki