Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kapal Tanker Iran Lolos dari Pengawasan AS, Derya Masuk Selat Lombok Bawa Minyak Mentah

Uways Alqadrie • Senin, 4 Mei 2026 | 12:35 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Ketegangan di kawasan Timur Tengah berdampak hingga perairan Indonesia. Sebuah kapal tanker minyak raksasa milik Iran dilaporkan berhasil lolos dari pengawasan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).

Kapal bernama Derya itu kini terdeteksi memasuki wilayah Selat Lombok. Informasi tersebut diperoleh dari situs pelacak pelayaran TankerTrackers yang memantau pergerakan kapal-kapal pengangkut minyak dunia.

Baca Juga: Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Mei 2026, Cek Lengkap di Sini

Sebelumnya, tanker tersebut sempat berupaya mengirimkan hampir 2 juta barel minyak mentah ke India. Namun rencana itu gagal, diduga karena tekanan dan pengawasan ketat militer AS di sekitar Selat Hormuz.

Setelah itu, kapal mengubah rute pelayaran ke arah selatan. Di saat yang sama, beberapa kapal lain yang terkait dengan Iran dilaporkan dialihkan oleh armada AS di kawasan tersebut.

Meski begitu, sebagian besar pengiriman minyak Iran sejak April disebut tetap berhasil mencapai tujuan. Hal ini menunjukkan upaya blokade yang dilakukan AS tidak sepenuhnya efektif.

Pergerakan kapal tanker Iran terus dipantau. Situs pelacak TankerTrackers menyebut kapal Derya kini mengarah ke titik temu yang telah direncanakan di kawasan Kepulauan Riau.

Sehari sebelumnya, kapal tanker super lainnya, Huge, juga dilaporkan sudah lebih dulu melintasi Selat Lombok. Kapal tersebut membawa sekitar 1,9 juta barel minyak mentah setelah berhasil menghindari pemantauan militer Amerika Serikat.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Santriwati di Pati: Kemenag Hentikan Penerimaan Santri Baru Ponpes Ndolo Kusumo

Dua kejadian ini memperlihatkan pola baru pengiriman minyak Iran. Sejumlah kapal disebut mulai memanfaatkan jalur alternatif di tengah meningkatnya aktivitas Angkatan Laut AS yang berupaya menekan ekspor minyak Teheran.

Sepanjang April, tercatat sekitar 25 kapal tanker meninggalkan pelabuhan Iran. Dari jumlah itu, tujuh kapal dilaporkan dipaksa kembali ke pelabuhan asal, sementara dua lainnya disita oleh pihak AS.

Editor : Uways Alqadrie
#kapal tanker Iran #selat hormuz #donald trump #as #amerika serikat #perang as iran