
KALTIMPOST.ID-Ratusan pemancing dari berbagai daerah di Kaltim memadati kawasan Ambalat 119 Beach House, Pantai Ambalat, Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (10/5).
Mereka mengikuti kegiatan Angler Gathering Bareng APRI yang dirangkai dengan fun fishing atau lomba mancing di kawasan pesisir pantai.
Sekitar 110 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para pemancing datang dari Balikpapan, Samarinda, Muara Badak, Samboja Barat, hingga Penajam Paser Utara (PPU).
Adapun pemenang atau juara satu dari lomba mancing pesisir pantai itu dimenangi oleh pemancing asal Samarinda. Dia berhak membawa pulang hadiah senilai Rp 6 juta sebagai uang pembinaan.
Selain juara satu, panitia juga menyediakan juara dua hingga 10. Panitia juga memberikan sejumlah hadiah kepada para pemancing yang beruntung.
Kegiatan tersebut difasilitasi Ambalat 119 Beach House, Defira Catering, dan Luwai Garment sebagai sponsor utama.
Baca Juga: Pemkab Berau Masih Berlakukan WFH ASN, Evaluasi Dilakukan Secara Berkala
Sementara sponsor pendukung berasal dari Master Pancing, Batati Fishing Store, Oni Jaya Fishing, Hobiqu Fishing Store, Sesa Jig, hingga PT Pelabuhan Tiga Bersaudara.
Ketua DPK APRI Balikpapan Romdani mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpemancing, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, event seperti itu mampu meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Pantai Ambalat sekaligus membantu pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi hiburan bagi para penghobi mancing, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM di sekitar pantai ikut merasakan dampaknya karena pengunjung yang datang cukup banyak,” ujarnya.
Ia menilai potensi wisata pesisir di Kaltim sangat besar untuk dikembangkan melalui event berbasis komunitas dan olahraga rekreasi.
Menurutnya, konsep wisata memancing memiliki peluang menjadi daya tarik baru apabila dikemas secara konsisten dan profesional.
“Kami ingin kegiatan mancing ini juga bisa mendukung sektor wisata daerah. Ketika peserta datang dari berbagai kota, otomatis mereka juga mengenal destinasi wisata di daerah tersebut,” katanya.
Baca Juga: Jejak Jenaka dan Dentsmart Edukasi Kesehatan Gigi Anak lewat Konsep Belajar Sambil Bermain
Sementara itu, Ketua DPK APRI Kaltim Hamdani Hasan mengatakan, sejak pelantikan kepengurusan APRI pada September 2024, pihaknya telah melaksanakan sedikitnya enam event resmi di berbagai daerah di Kaltim.
Beberapa di antaranya seperti Piala Bupati di Bontang dan Berau. Bahkan pada Juli mendatang, APRI kembali menyiapkan event Bupati Cup dengan total hadiah mencapai sekitar Rp 150 juta.
Menurut Hamdani, APRI tidak hanya fokus pada kegiatan memancing, tetapi juga mengakomodasi aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami juga mendorong kegiatan konservasi seperti bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove. Jadi APRI tidak hanya fokus pada mancing saja,” ujarnya.
Ia menyebut, pelaku UMKM juga dapat terlibat dalam setiap kegiatan APRI, mulai penyedia perlengkapan memancing hingga produk lokal yang dapat dijadikan suvenir maupun hadiah event.
Ke depan, APRI Kaltim juga berencana mendorong pelaksanaan event berskala nasional hingga internasional di Kaltim. “Harapan kami event-event besar bisa dilaksanakan di Kaltim supaya daerah kita semakin dikenal,” katanya.
Sementara itu, Camat Samboja Barat Burhanuddin mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, event komunitas seperti Angler Gathering memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM di kawasan Pantai Ambalat.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Samboja Barat mengucapkan terima kasih kepada APRI yang sudah melaksanakan kegiatan ini di Pantai Ambalat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin dengan skala yang lebih besar. “Semoga kegiatan berikutnya bisa lebih besar lagi, bahkan kalau bisa berskala nasional sehingga semakin banyak wisatawan yang datang ke Samboja Barat,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.